Saat pertama kali mendengar lagu “Ancika” yang dibawakan Ariel NOAH untuk soundtrack film Dilan ITB 1997, nuansa melankolis khas NOAH terasa langsung muncul sejak bagian awal lagu. Karakter musik yang tenang dipadukan dengan vokal Ariel membuat lagu ini terasa akrab, terutama bagi pendengar yang tumbuh bersama lagu-lagu Peterpan dan NOAH.
Atmosfer tersebut membuat “Ancika” terasa bukan hanya sebagai soundtrack film, tetapi juga seperti pengingat terhadap era musik pop Indonesia di awal 2000-an. Aransemen yang sederhana namun emosional menjadi salah satu bagian yang paling terasa dalam lagu ini.
Lagu ini hadir untuk mengiringi kisah baru Dilan dalam film Dilan ITB 1997. Jika sebelumnya hubungan Dilan dan Milea identik dengan romansa remaja yang spontan dan meledak-ledak, “Ancika” justru menghadirkan suasana cinta yang lebih tenang dan dewasa.
Nuansa tersebut mulai terasa melalui penggalan lirik “jalan yang sunyi membawaku pergi, berlabuh di ujung pelangi”. Lirik ini bisa dimaknai sebagai perjalanan emosional seseorang yang sebelumnya merasa sepi, lalu perlahan menemukan ketenangan setelah bertemu sosok yang dicintai.
Bagian lain yang cukup mencuri perhatian hadir lewat lirik “relung jiwaku tak lagi kelabu, mungkin karna ku temukan dirimu”. Penggalan tersebut menggambarkan perubahan suasana hati dari rasa kosong menuju rasa nyaman. Sosok yang hadir dalam lagu ini terasa seperti seseorang yang mampu mengubah hidup menjadi lebih hangat.
Lagu “Ancika” juga menghadirkan rasa yakin terhadap hubungan yang dijalani. Hal itu terlihat melalui lirik “ragu tak lagi menutup mataku, kau terang dalam gelapku”. Kalimat tersebut menggambarkan seseorang yang mulai menemukan kepastian dalam hidupnya setelah sebelumnya dipenuhi keraguan.
Sementara pada bagian refrain, lagu ini menghadirkan nuansa cinta yang lebih serius melalui lirik “bolehkah ku minta hatimu tuk kujadikan milikku hingga akhir sang waktu”. Tidak lagi sekadar romansa remaja, lagu ini terasa menggambarkan hubungan yang ingin dipertahankan dalam waktu panjang.
Nuansa nostalgia dalam lagu ini juga terasa kuat karena warna musiknya masih mempertahankan ciri khas NOAH. Gaya vokal Ariel yang emosional membuat lagu tersebut mengingatkan pada sejumlah lagu lama yang pernah populer di masanya.
Meski dikenal sebagai lagu dari NOAH, penulisan lirik “Ancika” juga melibatkan Ghea Indrawari. Namun, karakter musikal yang dihadirkan tetap terasa sangat khas NOAH sehingga nuansa emosionalnya masih terasa familiar bagi banyak pendengar.
Pada akhirnya, “Ancika” menjadi lagu yang mudah membawa pendengar kembali pada memori tertentu. Bukan hanya tentang kisah Dilan, tetapi juga tentang masa ketika lagu-lagu NOAH sering menemani perjalanan, sekolah, hingga cerita cinta anak muda Indonesia.
Baca Juga
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Timberland Boots: Berawal Dari Sepatu Tukang Jadi Ikon Rapper Dunia Hip Hop
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda
-
Review Jujur Dilan ITB 1997: Apakah Layak Ditonton atau Hanya Mengandalkan Nostalgia?
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Salmokji dan Devil Wears Prada 2
-
Bukan Lagi Dilan yang Kita Kenal: Mengapa 'Dilan ITB 1997' Lebih Sunyi dan Penuh Luka?
-
Dokumenter 'Dilan ITB 1997' Bongkar Momen Autentik Ariel NOAH yang Jarang Tersorot
Entertainment
-
Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch
-
Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai
Terkini
-
Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru
-
Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja