Recording Academy resmi memperkenalkan kategori Best Asian Pop Music yang akan dimulai pada penghargaan Grammy tahun depan.
Channel News Asia pada Rabu (17/6) melaporkan bahwa Best Asian Pop Music akan menjadi salah satu perbedaan dari sejumlah aturan untuk ajang penghargaan Grammy Awards yang baru, termasuk dengan menghadirkan sebanyak lima kategori baru.
Pihak akademi pada Selasa (16/6) menjelaskan bahwa salah satu kategori itu adalah Best Asian Pop Music performance yang akan mengapresiasi penampilan musisi di ranah K-pop, J-pop, C-pop, dan lainnya.
Kategori baru lainnya yakni Best Traditional Pop Vocal Performance yang akan ditujukan kepada musisi dengan karya musik pop tradisional yang sebelumnya tidak dapat digabungkan dengan tren pop modern sekarang.
Apresiasi untuk para penulis lagu juga ditambah lewat kategori Best Latin Song yang diperuntukkan bagi karya-karya musik yang diisi oleh bahasa Spanyol.
Di sisi lain, perubahan juga datang untuk genre R&B lewat kategori Best R&B Collaboration or Duo/Group performance untuk menambah kategori solo yang sudah disesuaikan.
Sektor musik folk turut diubah yang sebelumnya diberi nama kategori Best Folk Album kini berganti menjadi Best Contemporary Folk Album serta kategori baru bernama Best Traditional Folk Album.
Pihak Grammy juga kini mengizinkan musisi untuk masuk dalam penilaian kategori artis pendatang baru terbaik hingga empat kali, melebihi batasan sebelumnya yang sebanyak tiga kali.
Meskipun tidak ada batas untuk jumlah karya yang dirilis sebelumnya, komite penyaring tetap berkewajiban menilai apakah sang artis sudah memenuhi tingkat pengaruh di industri sebelum tahun kualifikasi.
Aturan tersebut juga menjelaskan bahwa musisi yang pernah mendapatkan nominasi Grammy pada tahun-tahun sebelumnya tidak lagi memenuhi syarat untuk kembali dalam kategori ini.
"Tahun 2027 akan menjadi tahun bagi Grammy Awards, sekaligus menghadirkan pertumbuhan luar biasa yang kita tonton di dunia musik," ujar CEO Recording Academy Harvey Mason Jr dalam pernyataan resminya.
Ia menjelaskan rangkaian perubahan yang datang dari para anggota akademi ini menampilkan luasnya industri musik saat ini dengan rupa-rupa genre, keahlian, serta kreator yang turut membentuknya.
Seluruh pembaruan aturan ini akan diimplementasikan pada malam puncak pergelaran Grammy Awards ke-69 pada 7 Februari 2027.
Baca Juga
-
Tolak Naikkan Gaji Ryan Gosling, Film Barbie 2 Terancam Batal Produksi
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
-
Ungguli IU, Lee Min-ho Jadi Artis Korea Favorit Selama 13 Tahun Beruntun
Artikel Terkait
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja 2027
-
Timnas Indonesia dan Thailand Punya Nasib Berbeda dalam Persiapan Piala Asia 2027
Entertainment
-
Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift
-
Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
Terkini
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital
-
Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist
-
5 Sneakers Hype Terbaik 2026, Ada yang Lebih Worth dari Adidas Samba
-
Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?