Hayuning Ratri Hapsari | Fitri Suciati
i-dle (X/official_i_dle)
Fitri Suciati

i-dle siap mengajak para penggemar melewati transformasi musikal terbaru di comeback mini album kesembilan mereka 'We made' yang akan resmi dirilis pada tanggal 6 Juli 2026 mendatang.

Menyambut perilisan album tersebut, Soyeon dan kawan-kawan baru saja membagikan video berisi cuplikan lagu dari semua tracklist yang ada di album tersebut. Melalui unggahan resmi di kanal YouTube i-dle pada Jum'at (26/6/2026).

'We made' merupakan mini album terbaru i-dle yang akan berisi 6 buah track di dalamnya. Termasuk lagu utama 'Gimme Dat Love,' serta sejumlah b-side track yang terdiri dari lagu 'Morning,' 'Love is Pain,' lagu pra-rilis 'Crow,' dan 2 versi lagu Mono (feat. skaiwater)' yang telah dirilis pada Januari lalu. Serta 'Mono (mono ver.)'

Dibuka dengan lagu 'Mono (feat. skaiwater)' para penggemar akan disambut dengan mood yang menyenangkan lewat iringan musik yang upbeat. Mono (feat. skaiwater)' merupakan lagu yang mengandung pesan mendalam. Untuk melepaskan diri dari pandangan dan penilaian orang lain, dan lebih mendengarkan diri sendiri.

Sejak dirilis pada bulan Januari lalu, 'Mono (feat. skaiwater)' sukses mencuri perhatian para penggemar baik global, maupun lokal. Bukan hanya karena kolaborasi epik yang ditampilkan bersama skaiwater. Namun, pesan menyentuh yang ingin disampaikan oleh para member i-dle melalui lagu tersebut.

Menyusul, 'Mono' kita akan dibawa untuk mendengarkan cuplikan singkat dari lagu utama di album ini. Lagu bertajuk 'Gimme Dat Love' sukses membuat para penggemar semakin penasaran dengan hanya menampilkan cuplikan berupa siulan dalam durasi beberapa detik saja.

Meskipun begitu, melodi yang ditampilkan bersamanya sukses mengundang antisipasi bahwa lagu ini akan menjadi lagu hits musim panas terbaru dari i-dle. 'Gimme Dat Love' merupakan lagu yang membahas tentang cinta yang datang secara alami atau sesuai naluri. Naluri yang bahkan akan mengalahkan logika dan akal sehat itu sendiri.

Selanjutnya ada track bertajuk 'Morning' yang akan menyemangatimu untuk memulai hari lewat bagian hook-nya yang catchy. Lagu ini merupakan lagu menceritakan tentang awal mula hari yang indah meskipun tanpa kejadian atau event khusus yang menanti di hari itu. 'Morning' bisa dikatakan sebagai gambaran aktivitas rutin atau sehari-hari yang banyak dilakukan semua orang.

Menyusul 'Morning' kita akan disambut dengan lagu pra-rilis 'Crow' yang penuh dengan semangat dan pesan yang kuat. 'Crow' merupakan lagu yang berisi determinasi atau kegigihan para member untuk terus terbang tinggi ke puncak karier mereka lewat usaha dan kerja keras. Mengubah definisi negatif akan image 'Crow' sebagai sesuatu yang berhubungan dengan kesialan, i-dle justu menggambarkan 'Crow' sebagai penerimaan diri yang positif dan senjata yang mereka rangkul untuk terus maju ke depan.

Dari 'Crow' yang penuh dengan pesan pembangkit semangat, kita akan dibawa merangkul sisi emosional di album ini lewat track bertajuk 'Love is Pain.' Ditulis oleh member Yuqi, 'Love is Pain' meninggalkan kesan mendalam lewat harmonisasi vokal para member yang sukses menyentuh hati.

Mulai dari lagu yang ikonik dan unik lewat track 'Mono,' hingga lagu utama 'Gimme Dat Love' yang bikin penasaran dan mencuri perhatian. Serta lagu 'Morning' yang asyik didengarkan untuk memulai hari, hingga lagu 'Crow' yang siap membakar semangatmu. Tak ketinggalan pula lagu 'Love is Pain' yang menyayat dan menyentuh hati. i-dle sukses membawa para penggemar untuk mendengarkan rangkaian transformasi musikal mereka yang semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Sementara itu, mini album kesembilan i-dle 'We made' akan resmi dirilis pada 6 Juli 2026 mendatang.