Hayuning Ratri Hapsari | Rizka Utami Rahmi
Film Niu Lai dihujat karena dianggap "jelek" [Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media]
Rizka Utami Rahmi

Film animasi Tiongkok Niu Lai mendadak menjadi bahan ejekan warganet karena kualitas visualnya yang dinilai buruk, tetapi cibiran tersebut justru berubah menjadi promosi gratis yang mengantarkannya pada kesuksesan box office tak terduga.

Film beranggaran rendah ini bahkan mampu menyaingi The Odyssey karya Christopher Nolan dan masuk jajaran sepuluh besar film animasi berpendapatan tertinggi di Tiongkok pada 2026.

Niu Lai atau Here Comes The Cow merupakan film animasi yang disutradarai Xin Yumeng dan diproduksi Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media, perusahaan yang sebelumnya bergerak di bidang desain interior dan dekorasi.

Film ini berkisah tentang seekor anak sapi yang bermimpi tumbuh dewasa dengan bantuan keluarganya, sekaligus belajar memahami makna cinta dan pengorbanan.

Sejak pertama kali tayang pada 5 Agustus, Niu Lai justru mendapatkan respons negatif dari sebagian penonton.

Animasi yang kaku, efek visual yang dianggap tidak memadai, pengisian suara yang buruk, serta alur cerita abstrak menjadi sasaran kritik dan ejekan di dunia maya.

Bahkan, kualitas animasi tersebut membuat sejumlah orang menggunakan berbagai istilah yang sangat parah untuk menggambarkan film tersebut.

Ada pula desakan agar bioskop menghentikan penayangannya karena dianggap tidak memenuhi standar produksi. Namun, cibiran tersebut justru membuat semakin banyak orang penasaran dengan Niu Lai.

Sebagian penonton mulai membagikan cuplikan film di media sosial, sementara lainnya mengaku ingin menontonnya hanya untuk mengetahui seburuk apa sebenarnya film ini.

Niu Lai Jadi Box Office

Film Niu Lai dihujat karena dianggap "jelek" [Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media]

Pada sepuluh hari pertama setelah dirilis, Niu Lai hanya menghasilkan sekitar 10.000 yuan atau sekitar 1.480 dolar AS.

Menurut data Maoyan, pendapatan film tersebut bahkan sempat hanya mencapai 200 yuan atau sekitar 30 dolar AS dalam satu hari.

Angka tersebut berubah secara drastis ketika pembicaraan mengenai film semakin meluas. Pendapatan box office Niu Lai melonjak hingga 8,2 juta yuan atau sekitar 1,2 juta dolar AS pada Senin, dengan jumlah penonton hampir mencapai 300.000 orang.

Total pendapatan box office film tersebut kemudian mencapai 17,1 juta yuan atau sekitar 2,5 juta dolar AS. Lonjakan tersebut membuat Niu Lai menjadi salah satu fenomena box office paling tidak terduga pada musim panas di Tiongkok.

Menurut laporan Red Star News, Niu Lai dibuat selama lima tahun oleh Xin Yumeng bersama ibunya, Sun Lifan. Poster film yang dipajang di bioskop juga memperlihatkan pendekatan produksi yang sederhana.

Gambar anak sapi dibuat dengan tangan menggunakan pena tanpa pewarnaan, lengkap dengan slogan tulisan tangan.

Niu Lai Menyaingi The Odyssey

Film Niu Lai dihujat karena dianggap "jelek" [Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media]

Fenomena Niu Lai semakin menarik karena film tersebut kemudian menyaingi The Odyssey karya Christopher Nolan.

The Odyssey sendiri tayang perdana di Tiongkok pada 14 Agustus, sementara Niu Lai telah lebih dahulu mencuri perhatian melalui perbincangan dan meme di media sosial.

Sebagian penonton bahkan melihat kesederhanaan Niu Lai sebagai daya tarik tersendiri di tengah dominasi animasi studio dengan tampilan yang sangat mulus.

Film tersebut juga dianggap sebagai angin segar di tengah maraknya konten buatan AI yang memenuhi algoritma media sosial.

Popularitasnya bahkan membuat bioskop menambah jadwal pemutaran untuk memenuhi permintaan penonton.

Meski demikian, pencapaian tersebut tetap menuai kritik karena ada pihak yang menilai popularitas Niu Lai berpotensi mengorbankan film lain yang dianggap memiliki kualitas lebih baik.

Media milik negara Beijing News bahkan memperingatkan bioskop agar tidak “menurunkan standar” dengan memperbanyak penayangan Niu Lai.

Terlepas dari perdebatan tersebut, film ini telah menunjukkan bagaimana ejekan dan rasa penasaran penonton dapat berubah menjadi kekuatan box office yang tidak terduga.