Film horor Obsession berhasil mencatatkan pencapaian box office yang sangat memuaskan. Hanya dengan biaya produksi kurang dari Rp17,5 miliar, film garapan Curry Barker tersebut telah mengumpulkan pendapatan global sekitar Rp8,8 triliun.
Pencapaian tersebut membuat Obsession menjadi salah satu film orisinal paling menguntungkan yang pernah dirilis di bioskop.
Film ini juga tercatat sebagai proyek beranggaran sangat rendah (micro-budget) dengan pendapatan tertinggi sekaligus film orisinal berpendapatan terbesar pada era 2020-an.
Box Office Obsession Tembus Rp8,8 Triliun
Obsession diproduksi hanya dalam waktu 20 hari dengan anggaran yang sangat kecil dibandingkan produksi film Hollywood pada umumnya.
Setelah diakuisisi studio ketika diputar di berbagai festival film, film tersebut kemudian menjalani penayangan di bioskop selama berbulan-bulan sejak pertengahan Mei.
Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Focus Features, Obsession memperoleh sekitar Rp4,6 triliun dari pasar Amerika Utara. Sementara itu, pasar internasional memberikan tambahan sekitar Rp4,2 triliun.
Jika digabungkan, pendapatan global yang telah terkonfirmasi mencapai sekitar Rp8,8 triliun. Angka tersebut bahkan masih berpotensi bertambah karena film ini mendapatkan tambahan pendapatan dari sejumlah negara yang baru merilisnya.
Tiongkok menjadi salah satu pasar penting dengan perolehan sekitar Rp519 miliar. Sementara itu, Inggris menyumbangkan sekitar Rp467 miliar.
Film ini menghasilkan sekitar Rp298 miliar pada akhir pekan pembukaan di pasar domestik, namun pendapatannya justru meningkat setelahnya. Bahkan, perolehan film tersebut tidak turun hingga minggu keenam penayangannya.
Rilis mendatang di Korea Selatan diperkirakan masih dapat menambah jumlah pendapatan kotor film tersebut.
Kesuksesan ini tidak lepas dari promosi dari mulut ke mulut, media sosial, serta antusiasme penonton muda yang membuat mereka tertarik menonton film tersebut berulang kali.
Kisah Obsession
Film ini berpusat pada Bear yang diperankan Michael Johnston, seorang pria yang merasa tidak memiliki kualitas untuk mendapatkan perhatian wanita pujaannya, Nikki yang diperankan Inde Navarrette.
Bear kemudian memutuskan mengambil tindakan sendiri dan menemukan sebuah benda bernama "One Wish Willow".
Setelah mematahkan benda tersebut, Bear mendapati bahwa keinginannya benar-benar terwujud. Namun, apa yang awalnya tampak seperti akhir bahagia justru berubah menjadi kekacauan bagi Nikki dan orang-orang di sekitar Bear.
Film tersebut mendapatkan skor 94 persen dari kritikus maupun penonton. Salah satu daya tarik utamanya adalah konsep horor orisinal yang tidak bergantung pada waralaba, remake, maupun reboot.
Membuka Jalan Kesuksesan bagi Inde Navarrette
Kesuksesan Obsession ternyata tidak hanya memberikan keuntungan secara finansial. Pencapaian film tersebut juga membawa dampak besar bagi karier para pemeran utamanya, terutama Inde Navarrette.
Navarrette kini terpilih memerankan Rogue dalam film X-Men mendatang dari Marvel Studios. Peran tersebut menjadi langkah besar dari film horor independen beranggaran kecil menuju produksi studio besar.
Michael Johnston juga mendapatkan perhatian setelah kesuksesan film tersebut. Ia sedang dalam tahap pembicaraan untuk bergabung dengan Brendan Fraser dan Rachel Weisz dalam proyek reboot The Mummy dari Universal Pictures.
Kesuksesan Obsession pada akhirnya menunjukkan bahwa film dengan anggaran kecil tetap bisa memberikan dampak besar jika memiliki ide yang kuat.
Dengan pendapatan lebih dari Rp8 triliun, film ini membuktikan bahwa penonton masih tertarik pada cerita orisinal, termasuk dari genre horor.
Bahkan, pencapaiannya membuat Obsession menggeser Elemental dari posisi teratas sebagai film orisinal berpendapatan terbesar dalam satu dekade terakhir.
Baca Juga
-
Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini
-
Sinopsis Below, Serial Thriller tentang Teror Makhluk Laut Misterius
-
Sinopsis Wildwood: Animasi Stop-Motion Raih Skor Sempurna Rotten Tomatoes
-
Anime Naruto Terbaru Terungkap! Naruto, Sasuke, dan Sakura Masuk Dunia Ninku
-
4 Rekomendasi Film dan Serial Netflix di Akhir Pekan, Komedi hingga Horor
Artikel Terkait
-
Audisi Global Live Action Naruto Dibuka, Sutradara Ungkap Alasan Adaptasi
-
Matchbox The Movie: Nostalgia Mainan Beradu dengan Ambisi Film Mata-Mata
-
Bukan Soal Hantu, Hasut Tawarkan Teror dari Suara yang Tak Terlihat
-
Architecture 101: Rumah Bisa Dibangun Kembali, tetapi Kenangan Tidak
-
Review Film The Uprising: Drama Sejarah Epik Paul Greengrass yang Memukau
Entertainment
-
Raih Rating Tinggi, Doctor X: Mafia in White Dikritik soal Akurasi Medis
-
Bangkitkan Keberanian! MEOVV Umbar Rasa Percaya Diri di Lagu Baru, Go Hard
-
RJ Mitte, Pemeran Walter White Jr. di 'Breaking Bad' Tutup Usia di 34 Tahun
-
Sinopsis Still a Family, Dracin Komedi Keluarga Fan Wei dan Jiang Xin
-
Audisi Global Live Action Naruto Dibuka, Sutradara Ungkap Alasan Adaptasi
Terkini
-
Stop FOMO Belanja: Saatnya Beralih dari Budaya Checkout ke Mindful Shopping
-
4 Fakta Unik Sayur Genjer, Kenapa Bisa Dikaitkan dengan Stigma G30S/PKI?
-
Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK
-
Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu
-
Prestasi dan Tuntutan Sosial: Ketika Kemenangan Berujung Tagihan Traktiran