Sunrise di Gili Air (Alfonso)
Foto ini saya ambil saat menjelang terbitnya matahari pagi di kawasan Gili Air, Lombok. Menyenangkan sekali melihat satu keluarga bersama-sama bangun pagi dan bermain di pantai untuk menyambut indahnya matahari pagi.
Selain saya dan keluarga itu, tidak tampak orang lain di pinggiran pantai yang letaknya tidak jauh dari tempat kami menginap. Bahagia sekali saya waktu itu, menginap di tempat sunyi pinggiran pantai, udara yang relatif masih awam dengan polusi dan tidak ada motor dan mobil di kawasan ini.
Dikirim oleh Alfonso, Yogyakarta
Anda memilliki foto atau cerita menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
Artikel Terkait
-
Ruang Bercakap #25: Belajar Menulis Artikel Sepak Bola yang Menarik Bersama Yoursay
-
Mikroplastik Ada pada Plasenta Manusia, Gaya Hidup Less Waste Kian Penting?
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Menulis dari Pengalaman: Rahasia Agar Tulisan Kolom Lebih Hidup dan Relate
Foto
-
Lari dan Nikmati Alam Bebas di Situ Gunung, Sukabumi
-
Viral Lewat Tiktok, 10 Potret Jebung yang Kini Jadi Penyanyi Idola
-
Romantis Banget! Ini Dia 10 Potret Pernikahan Sarah Gibson dan Diska Resha
-
7 Selebgram dengan Gaya Colorful, Tampil Percaya Diri dengan Penuh Warna
-
Indahnya Melihat Sunset di Pantai Walakiri Sumba
Terkini
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?