Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang ideal, tidak sedikit dari mereka yang sudah mencoba berbagai metode menurunkan berat badan namun hasilnya tidak memuaskan bahkan bisa membuat berat badan mereka menjadi naik dua kali lipat.
Menurunkan berat badan dengan tidak makan seharian atau menggunakan piil obat merupakan metode diet yang tidak sehat bahkan bisa membuat organ tubuh dan metabolisme tubuh kita rusak. Oleh karena itu, di tulisan ini akan dibahas mengenai metode diet yang sederhana, tidak menyiksa, dan tetap boleh memakan nasi.
Metode diet tersebut dinamakan intermitten fasting atau diet puasa yaitu metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu, namun dalam waktu tersebut masih dapat mengkonsumsi air mineral. Dalam metode ini kita hanya boleh mengkonsumsi makanan pada pukul 12 siang sampai pukul 6 sore, lebih dari jam tersebut kita tidak boleh mengkonsumsi makanan kita hanya boleh mengkonsumsi air mineral saja sampai pukul 12 siang esok harinya.
Diet dengan metode intermitten fasting sangat sulit dilakukan pada orang yang mempunyai hobi ngemil karena metode ini kita dituntut untuk tidak memakan apa-apa selain meminum air mineral pada waktu sedang berpuasa. Maka dari itu, sebelum kita ingin melakukan metode diet ini kita harus mempunyai niat yang kuat dan juga konsisten kita harus fokus terhadap tujuan yang ingin kita raih yaitu berat badan ideal.
Berdasarkan dengan pengalaman penulis mencoba metode diet ini saya merasa hasilnya cukup memuaskan karena dengan metode ini saya dapat menurunkan berat badan dari 70 kg sampai 63 kg dalam waktu 3 minggu. Awalnya saya sudah mencoba menjalani beberapa metode diet namun tidak ada hasilnya karena metode diet tersebut tidak cocok dengan metabolisme tubuh saya akhirnya berat badan saya tidak berkurang tetap berada diangka 70 kg.
Namun setelah penulis menonton akun youtube Yulia Balschun, saya menemukan metode diet yang yang praktis, tidak menyiksa, dan tetap boleh memakan nasi. Setelah selama 3 hari saya melakukan metode diet tersebut berat badan saya turun sekitar 1,5 kg hasilnya cukup memuaskan karena saya merasa bahwa metode ini cocok dengan metabolisme tubuh saya dan saya tidak merasa kelaparan, sampai beberapa minggu dengan metode ini berat badan saya turun hingga 7 kg dan saya merasa metode ini sangat cocok untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.
Pilihlah metode diet yang cocok dengan metabolisme tubuh karena itu yang akan membantu kita menurunkan berat badan dengan cepat.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Mau Pangkas Lemak Perut? Berbagai Studi Sarankan 5 Cara Ini
-
4 Manfaat Terong, Ternyata Baik untuk Diet dan Menjaga Kesehatan Jantung
-
Hilangkan Pipi Tembam, Coba Pangkas Lemak Wajah dengan 5 Cara Ini
-
Menurunkan Berat Badan setelah 50 Tahun Minimalisir Risiko Kanker Payudara
-
Mau Turunkan Berat Badan, Ini 4 Tantangan Diet yang Harus Dihadapi
Health
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
-
Jangan Asal Es Buah! Ini Cara Buka Puasa yang Benar Menurut Dokter Tirta
Terkini
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia