Jumlah produksi sperma adalah salah satu faktor yang mampu meningkatkan prosentase kemungkinan kehamilan bagi istri. Makin banyak jumlah produksi sperma, maka tingkat kesuburan seorang pria akan makin baik.
Ada beberapa jenis makanan yang diketahui mengandung zat atau mineral yang berkhasiat untuk membantu meningkatkan jumlah produksi hormon testosteron dan sperma. Dengan konsumsi teratur dan gaya hidup sehat, maka Anda dapat memperbaiki tingkat kesuburan kembali.
Berikut adalah 4 jenis makanan tersebut seperti dikutip dari laman Fertility First:
Zinc/seng
Mineral zinc dibutuhkan oleh tubuh, karena sejumlah manfaat yang dikandungnya. Untuk pria, salah satu manfaatnya adalah meningkatkan kesehatan reproduksi dan performa seksual. Zinc juga membantu menaikan produksi testosteron, dan menambah jumlah produksi sperma. Sumber zinc bisa didapat pada daging kalkun, seafood, juga kacang-kacangan.
Antioksidan
Zat antioksidan baik untuk meningkatkan imun tubuh termasuk menambah produksi sperma dan mani. Sumber zat antioksidan adalah buah-buahan, sayuran, bayam, serta coklat.
Vitamin D
Vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari pagi yang membantu pembentukannya dalam tubuh, juga ikan salmon dan telur serta yogurt dan susu. Selain untuk memperbaiki kesehatan reproduksi, vitamin ini juga baik bagi kesehatan tulang dan peningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Vitamin E
Vitamin E dikenal sebagai vitamin lambang kesuburan. Ia baik untuk produksi sperma, juga melindungi dari radikal bebas. Sumbernya ada pada makanan biji-bijian, sayuran hijau, minyak nabati, juga brokoli.
Memperbanyak konsumsi makanan dengan kandungan zat tersebut dapat menambah tingkat kesuburan dan produksi sperma.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Suami Ditahan Israel, Wanita Ini Lahirkan Bayi Hasil Sperma Selundupan
-
Ingin Jadi Ibu, Dokter Transgender Bekukan Sperma Sebelum Operasi Kelamin
-
Curhat Pria Ayahnya Pernah Donor Sperma 500 Kali, Jadi Takut Cari Pacar
-
Ayahnya Donor Sperma 500 Kali, Pria Ini Nyaris Kencani Saudara Sendiri
-
Heboh Perempuan Hamil Tanpa Hubungan Seks, Mungkinkah Secara Sains?
Health
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
Terkini
-
Rahasia Hutan Ajaib
-
Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara
-
Bangkit dari Post Holiday Blues Usai Mudik Lebaran: 7 Cara Cerdas Balik ke Realita Tanpa Drama
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip