Siapa yang pernah menjumpai bentuk dari nasi jagung? Ya, makanan tradisional Indonesia ini sekarang memang sudah jarang ditemukan karena masyarakat lebih memilih nasi dari beras. Zaman dulu nasi jagung lebih banyak dikonsumsi dikarenakan mahalnya beras, terutama bagi masyarakat pedesaan.
Nasi jagung atau nasi ampok terbuat dari biji jagung yang dihaluskan kemudian dimasak dengan cara memasak nasi pada umumnya. Teksturnya kasar, lebih ringan, dan tidak lengket seperti nasi beras, nasi jagung juga cocok dipadukan dengan berbagai jenis lauk.
Meskipun murah dan terkesan ndeso, kandungan gizi yang terdapat pada nasi jagung juga tidak kalah banyak dengan nasi beras. Nasi jagung mengandung banyak vitamin diantaranya vitamin A, B1, B6, B12, kalsium, fosfor, natrium, dan serat. Kandungan yang paling banyak terdapat pada nasi jagung adalah Magnesium yang bermanfaat untuk menurunkan resiko terkena penyakit diabetes dan darah tinggi.
Mengutip dari SehatQ, sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi beras, nasi jagung banyak dikonsumsi oleh para penderita diabetes karena kadar karbohidratnya tidak sebanyak nasi beras, sehingga tidak beresiko menaikkan kadar gula darah.
Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, nasi jagung merupakan pilihan yang tepat, karena dengan mengkonsumsi nasi jagung akan membuat perut kenyang lebih lama.
Jika Anda tidak menyukai tekstur nasi jagung yang kasar, Anda bisa mencampurnya dengan nasi beras dengan porsi nasi jagung yang lebih banyak. Pada awalnya mungkin akan terasa aneh, namun lama kelamaan Anda akan mulai terbiasa atau bahkan ketagihan.
Baca Juga
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
-
Jangan Asal Es Buah! Ini Cara Buka Puasa yang Benar Menurut Dokter Tirta
-
Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
Terkini
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik