Musim 2025 menjadi fase yang cukup menjanjikan bagi Yamaha di MotoGP. Performa mereka perlahan mulai membaik dibandingkan musim-musim sebelumnya. Fabio Quartararo, yang tetap menjadi pembalap andalan tim, berhasil membawa Yamaha tampil menonjol di beberapa seri.
Sepanjang musim ini, ia sudah mengamankan empat kali posisi start terdepan, menunjukkan bahwa motor Yamaha kembali kompetitif di sesi kualifikasi.
Selain itu, Quartararo juga sukses naik podium sebanyak dua kali dan bahkan nyaris memenangkan balapan di GP Inggris pekan lalu, sebelum akhirnya harus keluar dari perlombaan akibat masalah rear ride high device.
Perkembangan positif Yamaha tersebut tak lepas dari tangan dingin Max Bartolini. Direktur teknis yang ditunjuk sejak tahun lalu itu langsung memberikan dampak signifikan. Ia menitikberatkan perhatiannya pada sektor aerodinamika agar motor lebih stabil di lintasan lurus maupun tikungan cepat.
Selain itu, Bartolini juga melakukan pembaruan pada dinamika motor dan kinerja ban, dua aspek yang selama ini menjadi kelemahan utama Yamaha. Tak hanya itu, saat ini Yamaha sedang mengembangkan mesin V4 untuk masa depan, demi bisa bersaing dengan rival-rival mereka yang sudah lebih dulu menggunakan jenis mesin tersebut.
Walau performa mesin in-line 4 mereka sudah mulai menunjukkan peningkatan, Yamaha tetap berusaha melakukan langkah ekstra. Baru-baru ini, pabrikan asal Jepang tersebut menggelar tes privat di sirkuit Brno.
Dalam pengujian itu, mereka menurunkan Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez untuk mencoba sejumlah pengembangan terbaru sebelum gelaran GP Ceko 2025 yang dijadwalkan pada 19-20 Juli mendatang.
Menariknya, Yamaha juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menjajal mesin V4 yang tengah mereka kembangkan demi masa depan tim. Selain Yamaha, Honda turut ambil bagian dalam tes tersebut.
Mengingat Yamaha adalah salah satu pabrikan yang saat ini berada di kategori konsesi peringkat D MotoGP, mereka diperbolehkan menggunakan pembalap pabrikan dalam tes privat ini. Yamaha menurunkan Miguel Oliveira dari tim satelit Pramac serta Alex Rins yang mendapat tugas sebagai pembalap penguji.
Bicara soal V4, Yamaha tidak memberi komentar terkait dengan tes privat ini dan belum ada catatan waktu putaran V4 yang ditampilkan.
Namun, Direktur Pelaksana, Paolo Pavesio, sebelumnya sudah mengatakan bahwa mesin V4 masih dalam tahao pengembangan dan masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki.
"(V4) masih dalam tahap awal pengembangan, jadi tentu saja masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Namun secara umum, karakter motor ini, dari apa saja yang saya dengar dari para pembalap, sudah sesuai dengan yang kami harapkan," ujar Paolo, dilansir dari laman Crash.
Sampai saat ini, Yamaha masih belum membuat keputusan tentang motor mana yang akan mereka gunakan di tahun depan, yang jelas mesin V4 hanya akan digunakan jika performanya bisa lebih baik dibandingkan mesin in-line.
Dan jika semua proses berjalan lancar, V4 diperkirakan akan debut saat Augusto Fernandez turun sebagai pembalap wild card, pada akhir musim 2025.
Melihat perkembangan mesin Yamaha yang sekarang, menarik untuk menantikan penampilan mereka di seri-seri yang akan datang, serta menunggu rilisnya mesin V4 yang digadang-gadang akan kembali mendongkrak prestasi Yamaha di MotoGP.
Perlahan tapi pasti, pabrikan satu ini bakal kembali ke performa terbaik dan akan menjadi ancaman serius bagi tim-tim lain. Semua perbaikan ini membuat Yamaha sedikit demi sedikit mulai menemukan kepercayaan dirinya kembali dan membuka asa untuk kembali bersaing memperebutkan kemenangan di masa yang akan mendatang.
Baca Juga
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
-
Jadwal MotoGP San Marino 2025: Waktunya Pembalap Italia Unjuk Gigi
-
MotoGP Catalunya 2025: Perayaan Juara Dunia Tak Akan Terjadi di Misano
-
Sprint Race MotoGP Catalunya 2025: Alex Marquez Giveaway Medali Kemenangan
Artikel Terkait
Hobi
-
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia, Kode akan Dilanjut?
-
Dean James Masuk Radar Ajax, Persaingan Bek Kiri Skuat Garuda Bakal Kian Berdarah-Darah!
-
John Herdman Mainkan Gaya Kick and Rush, 2 Pemain Ini Berpotensi Dicoret dari Timnas Indonesia!
-
Dikritik Meski Belum Bekerja di Timnas, PSSI dan John Herdman Sudah Berada di Jalur yang Benar?
-
Jadi Pelatih Termahal di Kawasan ASEAN, Kualitas John Herdman akan Diuji
Terkini
-
Misteri di Balik Lampu Jalan yang Selalu Menyala Sendiri
-
Diceritakannya Angan itu Kepada Angin
-
Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi
-
4 Drama dan Film Korea yang Dibintangi Kang Hyung Suk, Layak Ditonton!
-
4 HP dengan Kualitas Kamera Terbaik Setara Flagship 2026, Harga Mulai Rp 3 Jutaan