Tidak bisa dipungkiri bahwa selama masa pandemi ini kita merasa bosan di rumah saja. Beberapa dari kita mungkin merasakan stres karena kondisi ini, dan telah melakukan berbagai cara untuk menghilangkan perasaan tersebut. Mungkin hal yang satu ini bisa kalian lakukan untuk mengatasi hal tersebut.
Pernahkan kalian mendengar istilah art therapy atau terapi seni?
Art therapy atau terapi seni merupakan terapi yang memanfaatkan media seni untuk mengeksplorasi perasaan, meredakan konflik emosional, meningkatkan kesadaran dan harga diri, serta masih banyak lagi lainnya (Fatmawati, 2017).
Terapi seni sangat bermanfaat bagi kesehatan mental seperti anxiety, depresi, eating disorder, kesulitan emosional, Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), psychosocial issues, dan stres (Van Lith, 2015).
Menyadur dari Very Well Mind, teknik yang dapat digunakan dalam terapi seni yaitu kolase, mewarnai, doodling atau scribbling, menggambar, melukis, finger painting, fotografi, memahat, serta membuat kerajinan dari tanah liat.
Fellowship Hall yang merupakan salah satu organisasi berdedikasi memulihkan orang-orang kecanduan terhadap alkohol dan narkoba yang berlokasi di Guilford County, United States, memberikan beberapa ide latihan terapi seni di rumah. Berikut merupakan beberapa ide latihan terapi seni di rumah :
1. Melakukan stress painting – pilihlah warna yang mewakilkan rasa stresmu dan buatlah coretan atau lukisan mengenai masalahmu.
2. Membuat finger painting – melukis menggunakan jari juga dapat membantumu mengeluarkan semua rasa stresmu.
3. Mengambil foto hal-hal yang menurutmu indah – ambil foto kemudian cetak foto tersebut, atau bahkan kamu juga dapat membingkainya agar kamu dapat mengingat momen itu.
4. Gambar diri sendiri sebagai seorang pahlawan – kekuatan super apakah yang menggambarkanmu atau yang ingin kamu miliki. Kemudian gambar dirimu sendiri yang memiliki kekuatan super tersebut.
5. Gambarkan ketakutanmu – setiap orang pasti memiliki ketakutan akan sesuatu. Tuangkan perasaan takut tersebut melalui sebuah gambar.
6. Membuat calming collage – pilih gambar yang dapat membuatmu merasa tenang, lalu gabungkan untuk membuat sebuah kolase yang dapat membantumu rileks.
7. Buatlah sebuah box – ambilah sebuah box apa saja yang ada di rumahmu. Kemudian cat box tersebut sesuai dengan warna yang mewakilimu. Lalu kumpulkan barang-barang berhargamu ke dalam kotak tersebut.
8. Buatlah sesuatu untuk orang lain – kamu bisa membuat makanan, kerajinan tangan, atau apapun itu untuk orang lain. Hal ini dapat membuatmu merasa lebih baik dan dapat membuat orang lain juga merasa senang dan terbantu.
9. Membuat dream catcher – walaupun takhayul untuk percaya bahwa dream catcher dapat mengusir mimpi buruk. Tapi, kamu dapat membuatnya dan menggantungkannya di kamarmu untuk mempercantik ruangan.
10. Membuat sesuatu dari barang bekas – pasti banyak di rumahmu barang-barang yang dapat di daur ulang. Manfaatkan barang-barang tersebut untuk membuat sesuatu yang lebih bernilai. Kamu dapat mencari inspirasi-inspirasi DIY di internet.
Itulah beberapa hal yang dapat kamu lakukan di rumah sebagai bentuk terapi seni.
Kalian juga bisa melakukan terapi seni dengan terapis seni. Hal ini sangat disarankan terutama bagi kalian yang mengalami stres berkelanjutan atau memiliki mental illness.
Kalian bisa menemui terapis seni di rumah sakit, art studio, universitas, atau terapis seni mandiri. Setelah kalian melakukan terapi seni, sang terapis akan menganalisnya untuk mengetahui kondisi pikiran, emosi, dan perilaku kalian.
Bagaimana, tertarik untuk mencobanya?
Tag
Baca Juga
-
Drama Korea 'Love Next Door' Sukses Cetak Rekor Rating Baru di Episode 6
-
Kejutkan Penggemar, Hyunhee VVUP Hengkang dari Grup karena Masalah Kesehatan
-
NOWADAYS Resmi Comeback dengan Merilis Video Musik 'Why Not?'
-
Lee Minhyuk BTOB akan Gelar Fan Meeting untuk Pertama Kalinya
-
Geram Keluarga Ikut Diserang, V dan Jungkook BTS Gugat YouTuber Sojang
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur
-
Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut
-
Sering Lapar Padahal Baru Sarapan? Waspada Efek Roller Coaster Gula Darah
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jangan Asal Buang ke Selokan! Begini Cara Benar Menyikapi Bangkai Tikus di Jalan Raya
Terkini
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga