Apakah Anda sering beraktivitas pada malam hari dan mengharuskan untuk keluar rumah? Atau Anda sering berkendara saat malam hari? Hati-hati apabila keseringan keluar malam dan menagkibatkan badan keseringan terkena angin malam akan berakibat pada kesehatan Anda.
Kondisi udara yang dingin pada malam hari dan menerpa tubuh terlalu dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan.
Mengutip dari sehatq.com, kualitas udara pada malam hari juga tidak baik karena sedikitnya angin, sehingga berbagai polutan dapat lebih banyak melekat di permukaan sekitar dan mengakibatkan lebih mudah terhirup saat angin berhembus.
Udara pada malam hari yang dingin dan masuk ke dalam pakaian dapat menyebabkan otot berkontraksi, kram, dan nyeri pada bagian tubuh tertentu hal tersebut akan mengakibatkan nyeri otot pada hari berikutnya.
Tak hanya itu saja, menghirup angin malam yang dingin juga dapat membuat pembuluh darah pada saluran pernapasan atas menyempit. Hal ini dapat mencegah sel darah putih dan akan mengakibatkan selaput lendir sehingga akan membuat tubuh sulit dalam melawan kuman penyebab infeksi.
Karena banyaknya bahaya yang disebabkan oleh angin malam, ada beberapa kabar yang mengatakan angin malam akan menyebabkan paru-paru basah. Selain itu tidak diperbolehkan mandi malam hari atau tidur di lantai. Namun, semua hal itu adalah mitos, sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung kepercayaan bahwa angin malam, dan kebiasaan mandi pada malam hari akan menyebabkan penyakit paru-paru basah secara langsung.
Namun, udara dingin ini memicu produksi lendir yang berlebihan untuk menghindari saluran napas agar tidak kering. Lendir ini akan menjebak virus dan bakteri masuk ke dalam paru-paru dan menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya adalah paru-paru basah.
Penyebab paru-paru basah adalah kelebihan cairan di selaput yang melapisi dinding rongga dada. Paru-paru basah juga disebabkan oleh virus dan bakteri yang penyebarannya melalui udara, alat makan, dan kontak dengan orang yang terinfeksi.
Walaupun tak mengakibatkan penyakit yang serius secara langsung, akan lebih baik jika menghindari terkena angin malam secara berlebihan. Pastikan untuk memakai pelindung seperti jaket atau penutup tubuh lainnya.
Baca Juga
-
Makin Blak-blakan, Aaliyah Massaid Akui Bucin Ke Thariq Halilintar: Kamu Juara di Hati Aku
-
Mengenal Li Ran, Princess Eropa dari Asia Pertama, Istri dari Pangeran Charles Belgia
-
Fans Fuji Kecewa Konten Eksklusif Tersebar: Jadi Percuma Bayar
-
Nyanyi 'Cundamani' di Hadapan Happy Asmara, Celetukan Niken Salindry Bikin Ngakak Satu Venue
-
ARMY Next Level! Wanita Ini Pamer Rumah Berkonsep BTS, Semua Serba Ungu
Artikel Terkait
-
BAHAYA! Penyebab Paru-Paru Basah, Bisa Fatal Jika Campur Positif COVID-19
-
3 Penyebab Paru-Paru Basah yang Paling Umum
-
Mengenal Pneumonia pada Anak, Beda Penyebab Beda Pula Gejalanya
-
Kenali Penyebab dan Gejala TTN, Sakit yang Dialami Anak Oki Setiana Dewi
-
Puskesmas Cilodong Berikan Obat Kedaluwarsa, Dinkes: Sudah Diberikan Sanksi
Health
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP