Pernahkah kamu makan buah pare? Pare banyak ditemukan di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Tanaman ini merambat dan dapat tumbuh dengan panjang hingga 5 meter. Tanaman pare tidak membutuhkan banyak sinar matahari, sehingga dapat tumbuh subur di tempat-tempat yang agak terlindung dari cahaya.
Bagian yang biasa dikonsumsi dari tanaman pare adalah buahnya. Meski memiliki rasa yang pahit, tetapi buah ini cukup digemari di kalangan masyarakat Indonesia. Buah pare sering diolah menjadi berbagai jenis masakan ataupun digunakan sebagai obat tradisional karena mengandung banyak khasiat.
Kandungan Nutrisi pada Buah Pare
Buah pare mengandung senyawa kompleks yang bermanfaat untuk kesehatan. Vitamin yang terdapat pada buah pare antara lain vitamin C, E, B1, B2, B3 dan B9. Buah pare juga mengandung mineral, yaitu kalium, kalsium, zinc, magnesium, fosfor, dan zat besi. Serta antioksidan pada buah pare, yaitu fenol, flavanoid, isoflavon, terpenes, antrakuinon, dan glukosinolat.
Manfaat Buat Pare untuk Penyakit Diabetes Melitus
Buah pare sering dimanfaatkan sebagai obat tradisonal, salah satunya untuk mengendalikan kadar gula darah pada penderita penyakit diabetes melitus. Pada pasien diabetes melitus tipe 2, terjadi penurunan sensitivitas sel terhadap insulin.
Sehingga, buah pare akan memperbanyak pemakaian glukosa (gula) untuk meningkatkan sensitivitas sel terhadap hormon insulin. Sehingga, lambat laun kadar gula dalam darah akan menurun karena banyak terpakai untuk meningkatkan sensitivitas sel.
Untuk memperoleh khasiat tersebut, maka kamu perlu mengonsumsi buah pare. Agar lebih mudah, buah pare dapat diolah menjadi jus yang segar. Caranya, yaitu mencampurkan 100 gram buah pare dengan setengah gelas air, lalu dihaluskan dan disaring. Jus buah pare ini dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari. Selamat mencoba!
Baca Juga
-
Selain Menambah Ladang Cuan, Ini 5 Manfaat Side Hustle yang Jarang Disadari
-
Jangan Sampai Salah Perhitungan! Inilah 4 Strategi Cermat untuk Berhemat
-
3 Kebiasaan Buruk dalam Mengelola Keuangan, Salah Satunya Pakai Pay Later
-
Merasa Stres Menjelang Ujian? Simak 4 Cara untuk Mengatasinya!
-
Kuasai Satu dari 3 Hard Skill Ini biar Bisa Menghasilkan Cuan di Era Digital
Artikel Terkait
-
4 Manfaat Terlalu Selektif dalam Bergaul di Masyarakat
-
3 Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Hapuskan Dosa Selama Dua Tahun
-
4 Manfaat Membuat Bullet Journal bagi Pelajar, Sudah Coba Belum?
-
5 Jenis Makanan Fermentasi yang Baik untuk Kesehatan, Salah Satunya Kimchi
-
6 Manfaat Daun Pepaya yang Dapat Menurunkan Risiko Kanker
Health
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jangan Asal Buang ke Selokan! Begini Cara Benar Menyikapi Bangkai Tikus di Jalan Raya
-
Kimpul Mendadak Viral, Benarkah Umbi Lokal Ini Lebih Sehat dari Nasi?
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan