Jika biasanya kita meminum jus buah-buahan, maka bagaimana jika kita beralih menuju jus sayuran? Pernah mencobanya? Mungkin, sekilas saat membayangkan, kita sudah ngeri duluan. Bagaimana rasanya sayuran ketika di jus? Apa rasanya sesegar jus buah-buahan?
Jika penasaran, maka kita dapat mencoba untuk meminum jus sayuran yang satu ini. Iya, jus seledri. Salah satu jenis sayuran hijau yang biasanya digunakan untuk memperindah tampilan suatu makanan.
Lalu, apakah ada manfaat dari jus seledri? Tentu ada. Walau kebanyakan orang menganggap bahwa seledri tidak kaya akan nutrisi bagi kesehatan seperti yang dipaparkan oleh Cynthia Sass, MPH, RD, yang merupakan seorang ahli gizi sekaligus penulis. Padahal, sebenarnya seledri mempunyai banyak kandungan nutrisi yang bagus untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, asam folat, zat besi, antioksidan, dan masih banyak lagi.
Tak hanya itu, seledri juga rendah akan kalori yang menjadikan jus seledri dapat dijadikan pengganti minuman olahraga para atlet yang biasanya diminum sebelum latihan. Jus seledri terbukti dapat membantu meningkatkan daya tahan serta kekuatan tubuh kita saat berolahraga. Selain itu, jus seledri juga mempunyai 3 manfaat lain yang didapat dari batang serta daunnya. Merangkum dari hellosehat.com, berikut ulasannya.
1. Dapat membantu mencegah risiko penyakit kronis
Salah satu sumber flavonoid yang merupakan jenis antioksidan ini ialah pada sayuran seledri. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2014, kandungan flavonoid yang ada pada sayur seledri ternyata memiliki potensi untuk mencegah risiko terkena penyakit kronis, terutama pada penyakit hati, jantung, dan ginjal. Namun, untuk hal ini, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan bahasan studi ini.
2. Dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh
Seperti yang telah dijelaskan pada poin pertama, kita dapat menemukan kandungan flavonoid di dalam seledri. Selain dapat membantu mencegah risiko penyakit kronis, flavonoid dalam seledri juga dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh akibat radikal bebas.
Sebab, apabila tidak dilawan dan terus dibiarkan, radikal bebas ini bisa saja menyebabkan kerusakan pada sel-sel sehat serta DNA yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan di dalam tubuh. Selain itu, flavonoid juga bisa membantu tubuh menyerap vitamin C yang kemudian dapat meningkatkan stamina di dalam tubuh.
3. Dapat meminimalisir efek samping dari kemoterapi
Ada sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa apabila jus seledri dikonsumsi bersamaan dengan obat kemoterapi doxorubicin, maka jus ini dapat membantu mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas yang disebabkan oleh sel kanker. Akan tetapi, tetap butuh konsultasi terlebih dahulu dari dokter apabila kita ingin mengonsumsi jus seledri selama dalam masa kemoterapi.
Itulah tiga manfaat jus seledri yang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, tetaplah selingi meminum jus seledri dengan makan sayur seledri dalam bentuk utuhnya agar nutrisi yang ada di dalam sayur dapat lebih optimal. Semoga artikel ini bermanfaat.
Baca Juga
-
4 Hal yang Bikin Si Doi Ilfeel Banget sama Kamu, Yuk Hindari!
-
5 Ciri yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Kepribadian Omega, Kamu Termasuk?
-
Pasangan Tidak Peka? Ini 4 Cara untuk Menghadapinya!
-
4 Gejala Batu Amandel, Salah Satunya Bau Mulut
-
5 Hal Penting tentang Ablutophobia, dari Definisi hingga Treatment
Artikel Terkait
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah
-
Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982