Salah satu penyebab diabetes adalah pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat. Seperti kita ketahui bahwa setiap makanan yang kita konsumsi akan diolah tubuh menjadi energi melalui serangkaian proses yang rumit. Proses pencernaan makanan di lambung dan usus, misalnya, makanan diuraikan menjadi glukosa dengan bantuan zat insulin yang diproduksi oleh pankreas. Insulin membantu mengalirkan gula ke dalam sel-sel tubuh dan dibakar menjadi energi.
Gejala umum yang muncul pada penderita diabetes salah satunya adalah sering buang air kecil, sering merasa kehausan, merasa lapar meskipun sudah makan dengan cukup, penurunan berat badan secara tiba-tiba, dan kesemutan pada kaki dan tangan.
Sebagaimana dikutip dari tulisan S. Wibowo, Herbal Ajaib, terdapat empat obat herbal yang dipercaya dapat redakan penyakit diabetes.
1. Lidah buaya
Lidah buaya mengandung 72 jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Dari 72 zat tersebut terdapat 18 macam asam amino, air, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, hormon, enzim, serta zat dari golongan obat. Getah kering lidah buaya dan gel dapat digunakan untuk mengobati diabetes.
Caranya, siapkan satu lembar lidah buaya, cuci bersih dan buang bagian durinya, potong-potong bagian daging daun, rebus dengan tiga gelas air dengan api kecil, diamkan sampai tersisa satu setengah gelas, lalu minumlah air rebusan lidah buaya tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.
2. Lamtoro
Lamtoro disebut juga petai cina. Tanaman lamtoro berfungsi sebagai tanaman pengikat nitrogen. Ia mengandung protein, kalori, kalsium, fosfor, hidrat arang, zat besi, dan vitamin. Cara mengonsumsi lamtoro untuk penderita diabetes adalah ambil beberapa lamtoro yang sudah agak tua, kupas kulitnya, ambil bijinya dan sangrai. Tumbuk sampai halus hingga menyerupai bubuk kopi. Ambil satu sendok makan dan dicampur dengan satu gelas air panas. Kemudian minum airnya satu gelas setiap hari.
3. Daun sambung nyawa
Tanaman sambung nyawa dapat mengobati berbagai penyakit, seperti diabetes mellitus karena memiliki sifat antikolesterol, antipiretik, hipotensif, dan hipoglikemik. Cara penyajian tanaman sambung nyawa bagi penderita diabetes adalah siapkan tujuh lembar daun sambung nyawa yang masih segar, cuci dan bilas dengan air matang. Lalu makanlah daun tersebut sebagai lalapan bersama dengan nasi. Konsumsi baik dilakukan dua kali sehari masing-masing tujuh lembar daun.
4. Daun krokot
Daun krokot merupakan tumbuhan melata yang hidup di tanah atau bebatuan. Tanaman ini dikenal juga dengan sebutan gelang, resereyan, dan jalu-jalu kiki, tergantung daerah masing-masing. Batang, daun dan bunga tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai obat alternatif, karena mengandung zat kimia, seperti nicotinic acid, tanin, saponin, vitamin A, B, C, dopamin, dopa, dan flavonoida.
Cara mengonsumsi daun krokot bagi penderita diabetes adalah siapkan 100 gram krokot, 25 gram daun sendok, setengah gelas air, lalu rebus sampai mendidih. Kemudian saring dan minumlah dalam kondisi hangat. Konsumsi dua kali dalam sehari sampai sembuh.
Inilah empat tanaman herbal yang dapat meredakan penyakit diabetes. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
-
5 Drakor Bertema Kesehatan Mental, yang Terbaru 'Extraordinary Attorney Woo'
-
7 Tips Diet bagi Penderita GERD, Hindari Makanan Pedas dan Asam
-
5 Manfaat Gotong Royong untuk Kesehatan dan Kehidupan Sosial
-
Jangan Dibuang, Berikut Manfaat Kulit Jeruk Yang Harus Kalian Ketahui
-
Jus Buah Dari Sudut Pandang Medis
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental
-
Adventures of Huckleberry Finn: Berani Menjadi Baik, Walau Harus Sendirian
-
Selamat Malam, Para Pemenang
-
Cedera saat Syuting Drama, Jo Aram Absen sebagai Presenter di KGMA 2026
-
Galeri Penuh Screenshot Materi Kuliah? 5 Cara Agar Tak Cuma Disimpan