Di Indonesia, bawang merah merupakan bahan masakan yang kerap digunakan setiap hari. Selain karena merupakan rempah turun temurun, aroma harum yang menguar dari bawang merah membuat makanan yang dicampurinya terasa lebih nikmat. Namun, masih banyak yang belum mengetahui kalau bawang merah juga memiliki manfaat yang dahsyat untuk hampir semua aspek dalam tubuh kita.
Berikut ini lima manfaat mengonsumsi bawang merah yang baik untuk tubuh.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Yap, jantung. Salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia. Ternyata bawang merah memiliki manfaat yang bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Melansir klikdokter.com, sebuah penelitian pada 2002 yang dimuat di jurnal Thrombosis Research menunjukan bahwa sulfur pada bawang merupakan komponen yang berpengaruh pada kesehatan jantung.
2. Mengatur Kadar Gula Darah
Masih mengutip klikdokter.com, kromium yang ada di dalam bawang berpotensi membantu pengaturan gula darah. Sementara itu, sulfur pada bawang juga bisa membantu menurunkan kadar gula darah dengan memicu produksi insulin. Penderita diabetes sebaiknya mengonsumsi bawang merah agar kadar gula darahnya bisa kembali normal.
Baca juga: 5 Manfaat Buah Naga untuk Perawatan Kulit, Salah Satunya Bikin Awet Muda!
3. Membantu Proses Pertumbuhan Rambut
Tidak mau kalah dengan lidah buaya, bawang merah juga punya manfaat yang menguntungkan untuk proses pertumbuhan rambut. Seperti yang tertulis pada salah satu artikel healthiersteps.com, konsentrasi sulfur pada bawang merah membantu meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala dan mendorong pertumbuhan folikel rambut. Selain itu, dengan sering mengonsumsi bawang merah, rambut rontok juga akan berkurang.
4. Menyehatkan Tulang
Kali ini melansir dari webmd.com yang mengatakan bahwa setelah para peneliti mengontrol faktor lain, mereka menemukan wanita yang makan bawang setiap hari memiliki kepadatan tulang yang lebih besar. Menarik sekali kan?
Baca juga: 5 Manfaat Menanam Pohon untuk Kesehatan, Salah Satunya Membersihkan Udara
5. Mencegah Penuaan Dini
Penuaan dini merupakan mimpi buruk yang banyak dihindari orang-orang. Kabar baiknya, dengan banyak mengonsumsi bawang merah juga ternyata bisa mencegah masalah penuaan dini lho. Kandungan vitamin A, C, dan E pada bawang merah bisa membantu menyamarkan kerutan dan mengencangkan kulit sehingga tetap terlihat muda.
Menakjubkan bukan manfaat bawang merah yang tak disangka-sangka di atas? Ayo sering konsumsi bawang merah dengan mencampurkannya pada masakan-masakan yang dibuat.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
ENHYPEN Umumkan Tur Dunia BLOOD SAGA, Siap Guncang Amerika Sampai Eropa!
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Lee Chae Yeon Umumkan Comeback April di Bawah Naungan Agensi Baru!
-
Acara Park Bo Gum "The Village Barber" Konfirmasi Adanya Musim ke-2!
-
VIVA LA LISA! Lisa BLACKPINK Siap Guncang Panggung Megah Las Vegas
Artikel Terkait
-
Cuaca Tak Menentu? Ini Manfaat Susu Kurma untuk Menjaga Imunitas Tubuh
-
BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan
-
Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S