Jahe adalah salah satu tanaman rempah yang biasa dijadikan sebagai bahan penyedap makanan. Nama latinnya adalah Zingiber officinale Rosc. Jahe memang dikenal memiliki manfaat yang menguntungkan. Karena rasanya yang terkesan pedas, jahe dianggap bisa memberikan efek yang menghangatkan pada tubuh. Tapi, sebenarnya manfaat jahe lebih dari itu. Ada banyak sekali manfaat yang terkandung dalam jahe, di antaranya adalah lima yang dipaparkan berikut ini.
1. Menurunkan Berat Badan
Disadur oleh healthline.com, berdasarkan penelitian yang dilakukan pada hewan dan manusia, jahe berperan untuk menurunkan berat badan. Agar lebih efektif menyerap manfaat jahe yang satu ini, kamu bisa mengonsumsi jahe lebih rutin lagi. Sering-seringlah juga konsumsi makanan yang bahan penyedapnya menyertakan jahe.
2. Secara Drastis Turunkan Gula Darah
Masih berdasarkan pada lansiran healthline.com, sebuah area penelitian yang relatif baru menyatakan kalau jahe mungkin memiliki sifat anti-diabetes yang kuat. Dalam studi tahun 2015 terhadap 41 peserta dengan diabetes tipe 2, 2 gram bubuk jahe per hari dapat menurunkan gula darah apabila disertai dengan puasa sebesar 12%. Diabetes bukan penyakit yang bisa disepelekan, tapi jahe bisa bantu menyembuhkannya.
BACA JUGA: Akademisi: Rokok Elektrik Bukan Penyebab Gangguan Pertahanan Gusi
3. Melawan Kuman
Senyawa kimia tertentu dalam jahe segar dapat membantu tubuh menangkal kuman. Mereka juga dapat mencegah virus seperti RSV. Hal tersebut diungkapkan oleh webmd.com. Pada intinya, mengonsumsi jahe bisa membantu meningkatkan kekebalan sistem imunitas tubuh manusia karena kuman-kuman yang bisa sebabkan penyakit bisa ditangkal oleh rempah tersebut.
4. Menjaga Kesehatan Mulut
Poin ini juga dikutip dari webmd.com. Jahe bisa menjaga kesehatan mulut dan membuat senyum kita tetap cemerlang. Senyawa aktif dalam jahe yang disebut gingerol dapat mencegah pertumbuhan bakteri mulut. Bakteri mulut ini merupakan bakteri yang sama dengan yang biasa menyebabkan penyakit periodontal alias penyakit gusi yang serius.
5. Menenangkan Otot yang Sakit
Bukan tanpa alasan jahe digunakan sebagai campuran bahan pembuat jamu. Jahe memang tidak bisa menyembuhkan nyeri otot dalam sesaat, tapi ia bisa meredakannya seiring berjalan waktu. Dalam beberapa penelitian, orang yang mengalami nyeri otot setelah melakukan olahraga lalu mengonsumsi jahe mengalami lebih sedikit rasa sakit pada hari berikutnya dengan mereka yang tidak mengonsumsi jahe.
Itu dia lima manfaat jahe yang jarang diketahui. Tertarik untuk jadi pengonsumsi jahe sejati?
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan
-
April, Come She Will: Cinta Tidak Hilang, Kita Hanya Berhenti Merasakannya
-
Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun
-
After The Storm: Bahagia Tak Harus Menunggu Semua Impian Menjadi Kenyataan
-
Review Shoplifters: Bahwa Keluarga Tak Selalu Dibentuk oleh Hubungan Darah
Artikel Terkait
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus
-
4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi
-
Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?