Banyak orang membahas perihal betapa berbahayanya tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup. Hal ini karena banyaknya keluhan insomnia yang dialami oleh orang-orang. Tanpa kita sadari, ternyata banyak juga orang yang justru menghabiskan waktu terlalu lama untuk tidur. Penyebab orang yang kebanyakan tidur pun tak kalah beragam dengan penyebab terjadinya insomnia.
Biasanya seseorang akan tidur sangat lama dan melebihi waktu normalnya untuk mengganti jatah tidur yang terenggut di malam-malam sebelumnya. Selain itu, para penderita stres, anxiety, dan depresi pun banyak yang memilih untuk tidur lebih lama karena merasa terlalu lelah menghadapi dunia nyata.
Tahukah kamu kalau akibat dari kebanyakan tidur ini sangat berbahaya? Simak tiga akibat tersebut yang dikutip dari sleepfoundation.org di bawah ini!
1. Menurunkan Fungsi Imunitas Tubuh
Sistem imun dalam tubuh kita akan selalu berfungsi dengan baik kalau kita menjaganya dengan baik juga. Cara menjaga sistem imun itu sendiri adalah dengan menjaga gaya hidup, pola makan, dan jadwal tidur kita agar tetap sehat dan sesuai dengan porsinya.
Seperti yang umum diketahui, waktu tidur yang dianjurkan bagi orang dewasa adalah selama 5-8 jam setiap hari. Kalau kita tidur lebih lama dari waktu tersebut, imunitas tubuh tentu tidak akan berfungsi dengan baik dan kita akan lebih mudah terserang penyakit.
2. Obesitas
Ketika seseorang tidur lebih lama, biasanya mereka akan memiliki motivasi yang lebih rendah untuk menjadi produktif. Mereka yang tidur selama 9-10 jam setiap harinya dinilai lebih berpotensi menjadi gemuk. Hal ini karena biasanya orang yang tidak memiliki semangat untuk jadi produktif akan cenderung bermalas-malasan dan jarang menggerakan tubuh mereka.
3. Sering Alami Gangguan Mental
Banyak yang mengatakan kalau tidur berlebihan adalah salah satu pertanda kalau seseorang mengalami gangguan kesehatan mental. Padahal nyatanya, tidur berlebihan bisa jadi salah satu penyebab terjadinya gangguan mental pada seseorang.
Penderita depresi sering tidur berlebihan, karena hal itu, depresi yang dideritanya akan berlangsung semakin parah. Orang dengan gangguan mental apapun perlu tidur dengan waktu yang cukup dan normal untuk bisa pulih.
Itulah tiga akibat buruk yang kemungkinan bisa menjadi fatal kalau kamu sering tidur berlebihan. Jangan biarkan kebiasaan buruk itu dan mulai perbaiki gaya hidupmu sekarang juga!
Video yang kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Manon KATSEYE Umumkan Hiatus Sementara Waktu
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!
-
Duet Maut Member IVE: Gaeul dan Rei Terpilih Jadi MC M Countdown
-
CORTIS Konfirmasi Comeback Bulan April, BIGHIT Sebut Persiapan Intensif
-
Alami Cedera Pergelangan Kaki, Dahyun Absen dari Tur Dunia TWICE di Amerika
Artikel Terkait
-
Power Nap Berapa Lama yang Ideal? Disarankan Dokter Tirta Selama Puasa Ramadan
-
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Tips Atur Jam Tidur saat Ramadan: Istirahat Tetap Cukup tanpa Skip Sahur
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
Health
-
Rahasia Sehat Saat Puasa: Penjelasan Medis Fungsi Mental dan Vitalitas
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Olahraga Saat Puasa: Mitos, Fakta, dan Panduan dari dr. Tirta
Terkini
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye