Kebutuhan biologis seperti seks memang menjadi sesuatu yang harus dipenuhi oleh pasangan sudah menikah. Hubungan seks bisa menjalin keintiman dan menjaga keharmonisan rumah tangga antar suami dan istri.
Namun dalam beberapa kondisi, terdapat sebagian orang yang menjadikan seks menjadi kebutuhan wajib yang harus selalu dipenuhi sehingga bisa menjadi bumerang jika terus menerus ingin melakukannya tanpa memikirkan waktu dan situasi.
BACA JUGA: Punya Masalah Usus dan Pencernaan, Bisakah Herbal Ini Bantu Redakan?
Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki tanda-tanda kecanduan seks bisa dilihat dari beberapa hal. Melansir dari Very Well Mind, berikut adalah tanda-tanda kecanduan seks yang bisa diketahui.
- Sulit untuk mengontrol diri untuk tidak melakukan aktivitas seksual tertentu
- Merasa sangat tertekan ketika dilarang untuk melakukan aktivitas seksual
- Mengabaikan aspek penting dalam hidup seperti pekerjaan atau hubungan pribadi demi mendapatkan aktivitas seksual
- Tidak ragu untuk melakukan aktivitas seksual yang berisiko, seperti berhubungan seks di depan umum
- Kerap melakukan seks bebas tanpa memperdulikan kesehatan sendiri
- Sering melakukan masturbasi
Penyebab kecanduan seks
Perpaduan antara faktor biologis dan fisiologis dapat menyebabkan seseorang menjadi kecanduan seks, namun masih belum ada yang bisa memastikan hal tersebut.
BACA JUGA: Kabar Baik! Vaksin Booster Kedua untuk Publik Sudah Bisa Didapatkan Gratis: Simak Info Lengkapnya
Berdasarkan pada beberapa poin penelitian, ketidakseimbangan kimia di otak bisa menjadi salah satu penyebab kecanduan seks pada seseorang. Namun masih belum ada bukti yang cukup untuk memastikan kebenarannya.
Jika seseorang sudah menandakan gejala kecanduan seks hingga menganggu kehidupan pribadinya, maka ia harus segera mendatangi profesional untuk penanganan lebih lanjut dan diberikan solusi serta pengobatan yang sesuai.
Pengobatan yang paling umum untuk kondisi kesehatan mental seperti kecanduan seks melibatkan psikoterapi dan pengobatan tertentu seperti di bawah ini:
1. Terapi perilaku-kognitif
Terapi perilaku kognitif adalah salah satu bentuk psikoterapi yang paling umum digunakan untuk menangani berbagai kondisi kesehatan mental.
Terapi ini bertujuan untuk membantu orang yang hidup dengan kondisi ini mempelajari apa yang memicu perilaku dan pikiran kompulsif yang mereka lakukan dan bagaimana menghentikannya.
2. Terapi Peningkatan Motivasi
Terapi peningkatan motivasi merupakan bentuk terapi yang berfokus pada memanfaatkan motivasi seseorang untuk mengubah perilaku negatif mereka.
Selain ke dua pengobatan tersebut, masih ada pengobatan lainnya berdasarkan tingkat keparahan dari penderitanya.
Demikian tadi informasi mengenai gejala, penyebab serta pengobatan untuk mengatasi kecanduan seks yang mungkin terjadi pada seseorang, hindari pemicu dari kecanduan seks yang ada di dalam rumah seperti video porno dan sejenisnya, dengan begitu hasrat terhadap kecanduan seks bisa sedikit teratasi. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
Mulai Rp21 Jutaan, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur dengan Kapasitas Tembus 2TB!
-
Apple Resmi Luncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Segini Harganya
-
Trailer Film Artificial Dirilis, Tampilkan Sisi Gelap Teknologi AI
Artikel Terkait
Health
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Awas, Jantung Bisa Jebol! Ini Bahaya Nyata Begadang Buat Kamu yang Sering Doom Scrolling
Terkini
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?