Pernahkah Anda mendengar istilah jet lag? Jet lag adalah kondisi yang bisa dialami seseorang sehabis bepergian melintasi beberapa zona waktu. Jika Anda yang memiliki hobi travelling ke luar negeri, mungkin Anda cukup familiar dengan istilah jet lag tersebut. Lalu apa sebetulnya jet lag itu?
Dilansir dari Cleveland Clinic, jet lag merupakan kondisi gangguan tidur sementara yang dirasakan setelah seseorang bepergian melintasi lebih dari dua zona waktu. Jet lag dapat membuat seseorang merasa tidak sehat karena adanya perubahan mendadak pada jam internal tubuh atau ritme tidur sirkadian.
Ritme sirkadian adalah pola yang diikuti oleh tubuh Anda selama 24 jam sehari. Ritme ini memberi tahu tubuh Anda kapan harus tidur dan kapan harus bangun. Mereka juga memengaruhi beberapa proses tubuh lainnya, seperti hormon, pencernaan, dan suhu tubuh Anda.
BACA JUGA: 5 Hal Jitu Pencegah Insomnia dan Kapan Harus ke Dokter
Karena itulah terbang melalui dua zona waktu atau lebih dapat mengganggu ritme sirkadian yang dikenal baik oleh tubuh Anda. Saat kondisi ritme sirkadian yang terganggu itulah istilah jet lag muncul, yaitu saat tubuh Anda tidak sinkron dengan jadwal siang-malam di tempat tujuan Anda. Hal tersebut dapat memicu gejala-gejala jet flag yang biasanya meliputi:
- Sulit tidur (insomnia)
- Mengantuk di siang hari
- Sakit kepala
- Kurang fokus atau konsentrasi
- Kelelahan ekstrim
- Sakit perut
- Perubahan suasana hati, seperti mudah marah
Lalu bagaimana cara agar bisa mencegah terjadinya jet flag ketika bepergian? Dilansir dari Medical News Today berikut adalah rangkumannya.
- Tidurlah 1–2 jam lebih awal dari biasanya dalam beberapa hari terakhir sebelum bepergian.
- Minumlah banyak air saat bepergian dan batasi asupan kafein dan alkohol
- Melakukan streching atau peregangan dalam perjalanan
- Usahakan untuk tidur saat bepergian jika kondisi sudah malam hari di tempat tujuan
- Gunakan masker mata untuk memudahkan tidur
Demikian tadi informasi mengenai pengertian, gejala dan cara mencegah jet lag ketika bepergian. Untuk Anda yang suka travelling, tidak ada salahnya untuk mencoba cara tersebut agar terhindar dari jet lag. Lalu apakah Anda memiliki cara sendiri untuk mengatasi jet lag?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir
-
Pesona WAGs Piala Dunia 2026, Ada Pasangan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe
-
Bukan Sekadar Daur Ulang! Ini Strategi Baru Menekan Sampah Sebelum Menjadi Limbah
-
Aksi Memukau Joe Taslim dan Yayan Ruhian dalam Film 'The Furious', Kapan Tayangnya?
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
Artikel Terkait
-
Gejala Covid-19 Kraken, Varian Baru Virus Corona yang Cepat Menular
-
Kenali Gejala Covid-19 Kraken Cepat Menular, Pesan Menkes saat Ada Teman Batuk-Batuk
-
Terungkap! Begini Awal Mula Tiko Tahu Ibu Eny Depresi
-
PM Malaysia Tegaskan Tidak Tolerir Aksi Pembakaran Kitab Suci Apapun
-
Jangan Sampai Kecolongan, Kenali Apa itu Cyber Crime dan Cara Menghindarinya
Health
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya
-
Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!
Terkini
-
Kecewa Ending Disclosure Day? Memahami Makna 'Listen' yang Bikin Kesal
-
Paradoks Usia di Indonesia: Masuk SD Harus Tua, Cari Kerja Harus Muda
-
Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik
-
Dihalangi Visa hingga Diusir: Mengapa Iran Jadi Korban Diskriminasi di Piala Dunia 2026?
-
MacBook Neo 2026 Resmi Hadir, Laptop Apple Murah dengan Layar Liquid Retina