Asam lambung menjadi salah satu penyakit yang paling sering diderita orang-orang saat ini. Hal itu terjadi karena beberapa faktor seperti pola makan, pola tidur, dan stres. Meskipun kerap diremehkan, asam lambung termasuk penyakit yang serius karena bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan bahkan bisa merambat ke tenggorokan.
Dikutip dari laman instagam seorang dokter dan pemerhati kesehatan @evi_carolina2, ini beberapa cara mengatasi asam lambung yang naik ke tenggorokan. Mari, kita simak baik-baik artikel ini, ya!
1. Makan dalam porsi kecil
Penderita asam lambung dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil dan lebih sering. Karena jika penderita asam lambung makan dalam porsi besar bisa mengakibatkan LES atau kepanjangan dari Lowe Esophageal Sphincter. LES sendiri adalah katup yang berada diantara lambung dan kerongkongan.
2. Hindari makan sebegitunya tidur
Makan 2 jam sebelum tidur dianjurkan bagi siapapun,. termasuk penderita asam lambung. Hal itu karena ketika kamu berbaring setelah makan, gravitasi akan memaksa isi perut lebih dekat dengan LES yang lebih dekat dengan atas perut.
3. Tinggikan kepala saat tidur
Posisi kepala yang lebih tinggi dari perut akan membantu mengurangi tekanan isi perut terhadap LES. Selain itu juga bisa menjaga isi perut dari reflux menuju kerongkongan. Jadi, penderita asam lambung disarankan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi daripada perut.
BACA JUGA: Mengenal Sleep Training, Gaya Parenting Nikita Willy untuk Anaknya
4. Hindari makanan dan minuman pemicu asam lambung
Faktor makanan dan minuman adalah faktor yang paling sering memicu asam lambung. Karena, ada beberapa makanan dan minuman yang mengandung gas. Karena hal itu dapat secara langsung mengiritasi lambung. Makanan dan minuman itu diantaranya adalah makanan asam, pedas, jus, dan alkohol.
5. Berhenti merokok
Merokok itu dampaknya bukan hanya pada paru-paru dan organ vital lainnya. Merokok juga bisa berpengaruh langsung dengan lambung. Bukan hanya itu, merokok baik itu aktif maupun pasif dapat mengiritasi kerongkongan.
6. Hindari stres
Ketika seseorang tidak sedang mengalami stres atau depresi, ia akan susah untuk mengatur pola makan, pola tidur, dan lainnya. Jadi, stres adalah pemicu asam lambung menuju kerongkongan yang paling kompleks. Jadi, kamu harus bisa mengelola stres dengan baik, ya!
Itulah tadi 6 cara mengatasi asam lambung yang naik ke tenggorokan. Informasi ini tidak dapat dijadikan saran medis atau profesional kesehatan yang berkualifikasi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
3 Rekomendasi Channel Youtube yang Bisa Bikin Kamu Lolos Interview Kerja
-
3 Rekomendasi Moisturizer yang Cocok untuk Perbaiki Kulit yang Kering
-
3 Rekomendasi Brand Skincare Lokal dengan Harga di Bawah 150 Ribu, Mau Coba?
-
3 Rekomendasi Film yang Bisa Bikin Kamu Merasa Patah Hati Berhari-hari
-
3 Alasan Kamu Tak Perlu Merasa Rendah Diri Ketika Dinilai Buruk Orang Lain
Artikel Terkait
-
IDI Bogor Komitmen Tingkatkan Kapasitas Dokter, Percepat Penanganan Darurat, Hengky Apresiasi
-
Tak Perlu Takut Kanker! Pemerintah Sediakan Skrining Gratis Mulai 2025
-
Rahasia Umur Panjang yang Jarang Diketahui! Coba Trik Ini Sekarang!
-
MIND ID Tingkatkan Akses Kesehatan Masyarakat di Area Tambang Sepanjang 2024
-
5 Manfaat Penting Pijat bagi Kesehatan, Sudah Tahu?
Health
-
Strategi Mengelola Waktu Bermain Gadget Anak sebagai Kunci Kesehatan Mental
-
Suka Konsumsi Kulit Buah Kopi? Ini 3 Manfaat yang Terkandung di Dalamnya
-
Sehat ala Cinta Laura, 5 Tips Mudah yang Bisa Kamu Tiru!
-
4 Minuman Pengahangat Tubuh di Musim Hujan, Ada yang Jadi Warisan Budaya!
-
6 Penyakit yang Sering Muncul saat Musim Hujan, Salah Satunya Influenza!
Terkini
-
Byeon Woo Seok Nyanyikan Sudden Shower di MAMA 2024, Ryu Sun Jae Jadi Nyata
-
Pep Guardiola Bertahan di Etihad, Pelatih Anyar Man United Merasa Terancam?
-
3 Drama Korea yang Dibintangi Lim Ji Yeon di Netflix, Terbaru Ada The Tale of Lady Ok
-
Review Ticket to Paradise: Film Hollywood yang Syuting di Bali
-
Ulasan Novel Under the Influence Karya Kimberly Brown, Kisah Cinta dan Kesempatan Kedua