Pernah mengenal umbi suweg ? masih terasa asing atau pertama kali mendengarnya ? hal ini tidak mengherankan karena suweg memang tidak terlalu populer di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya para kaum milenial. Suweg sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang umbinya dapat dikonsumsi, mirip seperti tanaman ubi ataupun talas. Seperti lazimnya tanaman umbi-umbian lain, suweg dapat dijadikan salah satu bahan pangan alternatif selain nasi di Indonesia.
Namun, tahukah kamu ternyata umbi suweg memiliki beragam manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh apabila dikonsumsi secara teratur dan terukur. Tanaman yang masih kerabat dengan bunga bangkai ini meskipun penampilannya kurang menarik ternyata memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Berikut 3 manfaat dari mengkonsumi umbi suweg.
1. Dapat Menjaga Sistem Pencernaan
Tanaman yang memiliki nama latin Amorphophallus paeoniifolius sejatinya memang sudah sering dimanfaatkan umbinya untuk dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat di beberapa wilayah. Hal ini karena umbi suweg dipercaya memiliki beberapa khasiat yang baik bagi tubuh. Salah satunya adalah menjaga sistem pencernaan. Melansir dari artikel dalam jurnal Biodiversitas, umbi suweg memiliki kandungan glucomannan yang baik untuk sistem pencernaan.
Senyawa glucomannan tersebut memiliki peran meningkatkan bakteri baik yang baik untuk kesehatan usus. Selain itu, senyawa ini juga dapat menekan terjadinya sembelit dalam jaringan usus. Umbi suweg juga merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi sehingga dapat memperlancar proses pencernaan.
2. Menjaga Fungsi dan Kesehatan Otot
Salah satu manfaat lain dari umbi suweg adalah dapat menjaha kesehatan dan fungsi otot. Melansir dari artikel dalam International Journal of Research in Pharmaceutical and Biomedical Sciences, umbi suweg memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi dan baik untuk kinerja otot.
Senyawa kalsium sendiri memiliki peran dapat mengatur dalam proses kontraksi otot sehingga mengindari resiko otot tertarik atau tegang berlebihan. Mengkonsumsi umbu suweg dianjurkan dilakukan dengan proses mengukusnya agar lebih mendapatkan manfaat dari umbi-umbian tersebut.
3. Baik Untuk Program Diet
Seperti lazimnya umbi-umbian lainnya, suweg juga cukup dianjurkan sebagai salah satu sumber pangan bagi seseorang yang sedang melakukan program diet. Umbi suweg memiliki kandungan serat yang cukup besar dan dapat menekan rasa lapar lebih lama. Mengkonsumsi suweg secara teratur juga diyakini dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan dapat menekan resiko terjadinya diabetes.
Nah, itu dia beberapa manfaat dari mengkonsumsi umbi suweg. Perlu diingat umbi suweg juga memiliki beberapa efek samping bagi tubuh. Salah satunya adalah suweg memiliki kandungan asam oksalat yang cukup tinggi. Apabila kandungan asam oksalat dalam tubuh cukup tinggi dapat beresiko menimbulkan batu ginjal. Maka dari itu, mengkonsumsi suweg dianjurkan dilakukan secara terukur dan tidak terlalu sering atau berlebihan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Pakcoy Dibuat Begini Bikin Orang Rumah pada Nagih, Simak Resep Makanan Sederhana Ini
-
4 Manfaat Gabung Komunitas Buku, Memperkaya Ilmu!
-
Resep Steak Daging Ayam, Rasanya Tak Kalah dari Daging Sapi
-
Resep Tongseng Kambing Anti Bau Prengus, Cocok Jadi Menu Utama Idul Adha
-
Resep Makanan Tradisional: Cara Membuat Kue Putu Lumer tanpa Cetakan Bambu
Health
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong