Ikan asin merupakan salah satu bahan pangan yang cukup populer ditemukan di hampir seluruh daerah di Indonesia. Ikan asin juga terbuat dari banyak jenis ikan dan hampir seluruh jenis ikan bisa dibuat menjadi ikan asin. Proses pengasinan ikan ini umumnya untuk menghilangkan kadar air dengan cara penggaraman dan dijemur di bawah terik matahari ataupun dengan cara pengasapan.
Sesuai namanya, ikan asin tentunya memiliki rasa yang dominan asin. Bahan pangan satu ini terkenal bisa bertahan berminggu-minggu atau berbulan-bulan apabila disimpan dengan baik. Selain memiliki harga cukup terjangkau, ikan asin ternyata juga memiliki banyak manfaat apabila dikonsumsi. Berikut 3 manfaat mengonsumsi ikan asin bagi tubuh.
1. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Ikan asin dikenal memiliki kandungan fosfor dan kalsium yang cukup tinggi. Melansir dari data yang dipublikasikan oleh USDA Food Data Central, dalam setiap 100 gram ikan asin mengandung sekitar 200 mg kalsium dan 300 mg fosfor. Selain itu, ikan asin juga memiliki kandungan zat besi meskipun dalam jumlah yang tidak terlalu tinggi.
Kandungan fosfor dan kalsium yang cukup tinggi dalam ikan asin dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mengonsumsi ikan asin dengan jumlah yang terukur dipercaya dapat menjaga struktur dan kepadatan tulang, terutama untuk anak-anak. Selain itu, kandungan kalsium tersebut juga dapat mencegah kelainan pertumbuhan tulang pada anak-anak dan remaja.
2. Membantu Pembentukan Otot dan Menjaga Imunitas
Ikan asin juga dikenal memiliki kandungan protein yang tinggi dan rendah lemak. Melansir dari laman halodoc.com, dalam setiap 100 gram ikan asin mengandung sekitar 40-45 gram protein. Jumlah protein tersebut tentunya cukup tinggi dan berguna untuk membentuk otot. Bagi kamu yang sedang dalam proses pembentukan massa otot, tentunya mengonsumsi ikan asin dapat menjadi salah satu pilihan untuk asupan proteinmu.
Selain itu, protein dan kandungan mineral seperti zat besi, kalsium dan fosfor yang terdapat dalam ikan asin dapat membantu metabolisme tubuh serta menjaga imunitas tubuh. Kandungan protein tersebut tentunya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh guna menjaga radikal bebas dari luar.
3. Sumber Energi
Ikan asin juga dapat menjadi sumber energi harian yang baik bagi tubuh. Pada setiap 100 gram ikan asin terdapat sekitar 193 kkal energi. Jumlah tersebut tentunya cukup besar dan dapat menunjang kecukupan energi harian pada orang dewasa. Namun, perlu diingat mengonsumsi ikan asin juga tidak boleh terlalu berlebihan karena kandungan garammnya yang dapat menyebabkan tubuh dehidrasi karena mampu mengikat air.
Nah, itulah beberapa manfaat mengonsumsi ikan asin bagi tubuh. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Menantu Kabarkan Kondisi Kesehatan Luhut Terbaru, Sudah Bisa Duduk dan Berjalan
-
5 Ramuan Alami yang Bantu Penyembuhan Demam Berdarah Lebih Cepat
-
Ramai Duel Tinju Artis, Ini 3 Cedera yang Kerap Dialami Para Petinju
-
Penting Diperhatikan! Berikut Cara Isoman bagi Penderita Cacar Monyet
-
Festival Kuliner Multietnis di Padang Sajikan Ribuan Makanan Khas dari 11 Suku Bangsa di Sumbar
Health
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
Terkini
-
Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer
-
Kita Tak Bisa Menyelamatkan Satwa Sambil Menghancurkan Habitatnya
-
Otomatisasi Kreativitas: Apakah Seni dan Tulisan Kita Masih Berjiwa?
-
Jari ke Janji, saat Pena Menjadi Pedang dan Kata Kehilangan Makna
-
Ilusi Kerja Keras di Balik Sirkus Makan Gratis