Jamur Enoki merupakan salah satu jenis jamur yang cukup lumrah untuk dikonsumsi. Jamur yang memiliki nama latin Flammulina velutipes kerap digunakan dalam kuliner Asia seperti Cina, Jepang ataupun Korea.
Akan tetapi, jamur yang memiliki bentuk memanjang dengan warna cenderung putih ini juga cukup rawan terserang bakteri Listeria monocytogenes yang cukup berbahaya apabila sampai masuk ke dalam tubuh.
Bahkan, beberapa waktu yang lalu sempat heboh di Indonesia mengenai jamur Enoki yang terserang bakteri tersebut dan mengakibatkan sebagian besar jamur ini ditarik peredarannya di Indonesia.
Namun, sejatinya dalam mengolah jamur Enoki terdapat beberapa tips guna membuat jamur ini aman dikonsumsi. Berikut 3 tips mengolah jamur enoki denga naman seperti yang dikutip dari laman halodoc.com.
1. Pastikan Jamur Dalam Kondisi Segar
Cara pertama saat mengolah jamur enoki agar aman dikonsumsi adalah memastikan jamur tersebut dalam kondisi segar. Jamur enoki yang segar akan terlihat memiliki warna putih cerah dan sedikit kering namun kokoh.
Apabila kamu menemui jamur dengan kondisi basah disertai batang yang lunak, hindari untuk membeli jamur tersebut karena rawan terjadinya pembusukan.
Selain itu, warna jamur yang kecoklatan juga menandakan jamur tersebut sudah berusia cukup lama di tempat penyimpanan atau di dalam kemasan.
Umumnya jamur yang berusia cukup lama dipenyimpanan akan mengeluarkan sedikit lendir dan memiliki bau yang kurang begitu sedap.
Setelah memastikan jamur tersebut segar, usahakan kamu menyimpan jamur tersebut di tempat yang bersih dan terjaga atau disarankan pula langsung mengolahnya.
2. Pastikan Memasak Jamur Enoki Hingga Matang
Melansir dari artikel berjudul “Health Benefits of Enoki Mushrooms”, jamur enoki sejatinya merupakan makanan yang sehat dan kaya akan nutrisi.
Jamur ini kaya akan serat, protein nabati, vitamin B dan vitamin C dan beberapa mineral seperti kalium, zat besi dan selenium. Kandungan tersebut cukup berperan penting bagi tubuh untuk menangkal radikal bebas.
Namun, dalam memakan jamur enoki pastikan kamu mengolahnya dengan baik dan benar-benar matang. Mengonsumsi jamur ini dalam keadaan mentah atau kurang matang sangat berisiko menyebabkan infeksi bakteri.
Dalam memasak jamur ini ada beberapa cara, mulai dari menumis dengan sedikit minyak atau merebusnya ke dalam air panas atau dikukus.
Tanda kematangan dari jenis jamur ini adalah batang yang tadinya kokoh akan sedikit melunak namun tetap renyah.
3. Perhatikan Kebersihan Alat Masak
Sebelum memasak jamur enoki, pastikan kamu membersihkan dahulu alat masak yang akan digunakan dengan menggunakan air mengalir.
Hal ini guna meminimalisir kontaminasi bakteri kepada jamur yang bersumber dari alat masak yang kurang bersih.
Selain itu, kamu juga harus memastikan jamur enoki yang akan kamu masak sudah dicuci terlebih dahulu dengan air mengalir hingga bersih.
Nah, itulah beberapa tips mengolah jamur enoki agar aman dikonsumsi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
-
Targetkan Juara, Timnas Indonesia Turunkan Skuad Utama di FIFA ASEAN Cup
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur
-
Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut
-
Sering Lapar Padahal Baru Sarapan? Waspada Efek Roller Coaster Gula Darah
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jangan Asal Buang ke Selokan! Begini Cara Benar Menyikapi Bangkai Tikus di Jalan Raya
Terkini
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?