Meski hampir ratusan warga Cikande telah dievakuasi dari zona merah kontaminasi Cesium-137, bahaya radiasi belum berakhir. Zat radioaktif dengan waktu paruh puluhan tahun ini berpotensi menimbulkan risiko kesehatan panjang bagi manusia.
Evakuasi memang membuat warga keluar dari area paling berbahaya, tapi dampak radiasi tidak berhenti begitu saja.
Menurut laporan Suara.com (27/10/2025), sebanyak 91 warga kembali dievakuasi dari kawasan industri di Cikande, Serang, Banten, karena masih ditemukan peningkatan kadar radiasi di sekitar lokasi pabrik. Proses dekontaminasi pun terus dilakukan pemerintah bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).
BAPETEN dalam keterangannya (22/8/2025) menyebut, pengawasan radiasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan paparan Cesium-137 tidak lagi berada di atas ambang batas aman.
Lembaga ini juga melakukan pemantauan di area sekitar lokasi untuk mencegah penyebaran material radioaktif yang bisa membahayakan pekerja maupun masyarakat.
Namun, meski lokasi sudah dinyatakan “aman terkendali”, efek kesehatan dari paparan radiasi tak bisa dihapus begitu saja. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa Cesium-137 (Cs-137) dapat memancarkan radiasi gamma dan beta yang mampu menembus jaringan tubuh manusia.
Jika masuk ke dalam tubuh melalui udara, makanan, atau air, zat ini bisa menumpuk di jaringan lunak dan meningkatkan risiko kanker dalam jangka panjang.
Hal serupa juga dijelaskan World Health Organization (WHO), bahwa paparan radiasi pengion seperti yang dihasilkan Cs-137 dapat menimbulkan efek langsung: seperti mual, lelah, dan luka bakar kulit, serta efek jangka panjang berupa kerusakan DNA dan peningkatan risiko kanker darah, tiroid, atau organ reproduksi.
Sementara itu, Environmental Protection Agency (EPA) menambahkan bahwa Cesium-137 yang mengendap di tanah dapat masuk ke rantai makanan melalui tumbuhan atau hewan. Artinya, sekalipun warga sudah tidak tinggal di area terpapar, pengawasan terhadap pangan lokal tetap penting untuk mencegah paparan tidak langsung.
Kondisi ini membuat pemerintah diminta tidak hanya fokus pada penanganan teknis di lokasi, tapi juga pemantauan kesehatan jangka panjang warga terdampak. Pemeriksaan rutin, edukasi bahaya radiasi, serta pengawasan lingkungan menjadi langkah penting agar dampak paparan Cs-137 benar-benar bisa diminimalkan.
Sebagai zat dengan waktu paruh sekitar 30 tahun, Cesium-137 bukan ancaman yang mudah hilang. Penanganannya perlu ketelitian, konsistensi, dan keterbukaan informasi kepada publik. Karena meski warga telah dievakuasi, ancaman kesehatan di balik paparan radiasi itu bisa jadi baru dimulai.
Baca Juga
-
Dari Lumpur Pantai Baros: Mengubah Aksi Tanam Mangrove Jadi Seni dan Refleksi Diri
-
Lebih dari Sekadar Angkat Senjata, Ini Cara Bela Negara di Kehidupan Sehari-hari
-
Restitusi untuk Korban Tindak Pidana Masih Sulit Direalisasikan
-
Dirut ANTAM dari Eks Tim Mawar, Negara Tutup Mata soal Rekam Jejak HAM
-
Rp17 Miliar Terkumpul, Musisi Indonesia Peduli bagi Korban Bencana
Artikel Terkait
-
91 Orang Kembali Dievakuasi dari Zona Merah Kontaminasi Cesium-137 Cikande
-
Apa Penyebab Radiasi di Cikande? Paparannya Capai 875 Ribu Kali Batas Aman
-
Radiasi Cs-137 di Cikande Berhasil Dinetralisir
-
Warga Cikande Tolak Relokasi, Ini Dampak Jangka Panjang Terpapar Radiasi Cesium-137
-
4 Fakta Radiasi Cs-137 PT PMT Cikande: Pemilik Diduga WNA Kabur ke Luar Negeri?
Health
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
-
Pelembap Bisa Bikin Jerawatan? Kenali Bahaya Penggunaan Moisturizer Berlebihan
-
Waspada Gagal Ginjal Akut Akibat Luka Bakar: Kenali Gejala dan Penyebabnya
Terkini
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?