Indonesia malam ini akan menjajal kekuatan timnas Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Duel ini tentu saja sebagai ajang persiapan Kualifikasi Piala 2023 mendatang.
Terlebih bagi Garuda Indonesia, maka laga ini cukup krusial tentunya. Menang memang harga mati. Jika dilihat dari sektor peringkat FIFA, karena ini meski laga persahabatan, namun tak lepas dari ranking FIFA, sejatinya Indonesia sangat unggul atas Bangladesh.
Indonesia, kita tahu, besutan coach Shin Tae-yong ini sedang berada di peringkat 159 FIFA. Sementara sang tamu kehormatan, Bangladesh, kini sedang menempati peringkat 188 dunia. Memang, kita menang peringkat. Tapi, belum tentu kita akan menang dengan mudah.
Jika kita membongkar sejarah kedua tim dalam pertemuannya, per enam pertemuan terakhir, Indonesia memang sangat mendominasi dalam hal kemenangan.
Dari enam pertemuan tadi, Indonesia sejak berpapasan dengan Bangladesh, hanya takluk satu kali, empat meraih kemenangan dan satu sisanya, berakhir imbang.
Kekalahan satu kali itu diderita Indonesia tahun 1985 dengan skor tipis 2:1 tepat pada 02 April. Kemudian, pada 28 April 1985, itulah hasil imbangnya, skornya 1:1. Selain itu, Indonesia sanggup mempermalukan Bangladesh dengan kemenangan demi kemenangan.
Namun, selain melihat peringkat yang di atas kertas Indonesia diunggulkan, hal itu kian diperkuat oleh skuat Indonesia yang saat ini bisa dikatakan sanggup untuk kembali menjinakkan tamunya, Bangladesh untuk kelima kalinya.
Pasalnya, di penjaga gawang, Shin Tae-yong memanggil Nadeo. Kita tahu, Ndeo adalah tembok kokoh di bawah master. Artinya, bisa jadi ia menggagalkan misi Bangladesh untuk mencetak gol mendulang kemenangan. Pun juga di lini belakang, ada Asnawi, Arhan dan Fahrudin.
Di lini depan, memang Egy diragukan bahkan kabarnya, tidak akan main karena cedera. Tapi Saddil, Lilipaly, dan Irfan Jaya adalah opsi pertama untuk memporak-porandakan pertahanan Bangladesh. Lebih lanjut, mencetak gol memang misi mereka di laga malam ini .
Banyak yang memprediksi bahwa Indonesia malam ini akan memenangkan laga. Jika melihat peringkat dan kekuatan skuat Garuda Indonesia, memang hal tak aneh. Kita lihat saja hasil akhirnya. Terlebih perihal penguasaan bola atau dominasi serangan. Kayaknya, Indonesia bakalan mampu tampil lebih impresif dan menekan. Doakan saja.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia U-19 vs Ghana, Dzenan Radoncic Kantongi Strategi Menangi Pertandingan
-
3 Pemain Keturunan Indonesia Kompak Kirim Ucapan di Hari Lahir Pancasila
-
Ribuan Orang Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Pinggir Sungai Bengawan Solo, Gibran Lagi-lagi Absen
-
Begini Wujud Mobil Listrik Wuling yang Akan Dipasarkan di Indonesia
-
Nasib Pilu Pekerja Indonesia Diperbudak di Arab Saudi, 15 Tahun Disekap dan Tak Digaji
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?