Tugas editor diantaranya adalah menyeleksi naskah yang akan diterbitkan. Setiap hari, banyak naskah masuk ke meja redaksi. Akan tetapi, karena alasan waktu dan efisiensi, tidak mungkin untuk membaca seluruh bab naskah masuk untuk memilih yang potensial. Setiap penerbit punya kriteria masing-masing. Yang pasti dilihat adalah sinopsis dan bab-bab awal naskah.
Sedangkan dari kacamata pembaca, bab-bab awal adalah penentu apakah mereka menyukai atau tidak, akan membaca sampai habis, atau hanya menengok sebentar. Sekarang pembaca makin selektif karena melimpahnya tawaran bacaan baik di platform digital maupun karya cetak. Jika gagal memikat, pembaca akan segera beralih ke tulisan yang lebih menjanjikan.
Lalu bagaimana cara menulis novel yang menggugah sejak dari bab awal? Coba terapkan poin-poin berikut!
1. Buat konsep cerita yang matang
Ini sering terjadi pada penulis platform. Kejaran tenggat atau tagihan update dari pembaca membuat penulis terburu-buru menyiapkan cerita. Konsep yang belum matang segera dituangkan dan langsung dipublikasi. Free writing yang longgar memang penting untuk menanamkan kebiasaan menulis. Akan tetapi, penulis tetap harus menyajikan tulisan yang dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan konsep ceritamu sudah matang agar saat penggarapan tidak ada plot hole yang membuat pembaca menaikkan alis.
2. Ketahui akhir ceritamu
Mengetahui akhir cerita membuat penulis tahu ke mana harus bergerak. Tidak mengetahui tujuan cerita membuat penggarapannya lebih sulit. Penulis bisa menentukan poin apa saja yang perlu ditegaskan agar kesan yang diinginkan lebih mengikat.
3. Pilih sudut pandang penceritaan terbaik
Pemilihan sudut pandang penceritaan sangat penting dalam menulis fiksi. Pemilihan sudut pandang yang kurang tepat dapat membuat bangunan cerita goyah. Tanyakan ini sebelum menentukan sudut pandang bercerita: “Cerita ini akan sampai dengan maksimal jika kuceritakan dari mata siapa?”
4. Tonjolkan sesuatu yang berbeda
Bisa dari sejarah tokoh, karakternya yang tidak biasa, atau alasan dia melakukan sesuatu yang jadi gerbang kisahnya ke depan. Bisa juga peristiwa penting yang membuat tokoh jadi seperti dirinya sekarang. Hindari menumpahkan informasi sekaligus. Ikat rasa penasaran pembaca sedikit demi sedikit.
5. Tulis serapi mungkin dan lakukan self editing
Ini bukan hal aneh. Siapa pun suka membaca tulisan yang rapi. Biasakan melakukan self editing sebelum mengirim atau memublikasi tulisan. Cek susunan kalimatnya. Pastikan tak ada salah ketik, sudah sesuai dengan EBI dan KBBI, dan tidak berbelit-belit. Hindari dialog kosong. Pakai dialog untuk menyampaikan poin cerita, jadi pembaca tetap bisa mendapat informasi dari obrolan para tokoh. Pastikan tidak ada yang mubazir.
6. Hindari memperkenalkan tokoh sekaligus di awal
Di bab awal, usahakan tokoh-tokohmu keluar secara alami karena memang dibutuhkan untuk menjalankan alur. Jangan perkenalkan tokoh terlebih dahulu kalau kehadirannya tidak punya pengaruh untuk poin yang ingin kamu sampaikan.
7. Fokuslah pada alur
Pengarang yang baik mampu membuat elemen-elemen ceritanya menyatu sehingga mendukung terciptanya alur yang runut. Sebab akibat dalam ceritanya terjalin dengan baik. Ini bukan hanya penting untuk bab awal, tetapi sepanjang tulisanmu. Perubahan arah cerita di tengah memang bisa terjadi, tetapi jangan sampai mengubah inti cerita karena roh atau feel ceritanya juga akan berubah. Fokuslah pada pembentukan alur dan kuatkan fondasi ceritamu.
Nah, itu 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk membuat novelmu lebih menggugah. Semoga berguna untuk memperlancar penggarapan novelmu, ya.
Baca Juga
-
Jatuh ke Titik Terendah? 4 Rekomendasi Buku Motivasi Ini Membantumu Bangkit
-
Rawat Matamu Pakai 6 Cara Ini jika Sering Main Gadget
-
5 Tips Mencintai Diri Saat Ada di Masa Sulit, Menangis Itu Wajar!
-
Biar Sempat Me Time, Ini 5 Tips Membagi Waktu untuk Ibu Rumah Tangga
-
5 Tips Melangsungkan Pernikahan yang Sederhana, Jangan Gengsi!
Artikel Terkait
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan