Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dijadwalkan bertanding melawan Akane Yamaguchi pada Jumat (9/12/2022) pukul 11.00 WIB.
Bakal hadapi tunggal putri peringkat satu dunia asal Jepang, tiket menuju semifinal World Tour Finals dipertaruhkan. Hari terakhir penentuan babak grup World Tour Finals 2022 akan berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand.
HSBC BWF World Tour Finals 2022 sendiri merupakan ajang kejuaraan BWF yang mempertemukan 8 pemain terbaik sepanjang tahun ini.
BACA JUGA: World Tour Finals 2022: Penentuan Babak Grup, 7 Wakil Indonesia Tanding
Gregoria Mariska Tunjung menjadi rekor pertama kalinya untuk Indonesia mengirimkan wakil sektor tunggal putri di sepanjang pergelaran World Tour Finals. Rekor lainnya di tahun ini adalah Indonesia memiliki setidaknya 1 wakil di setiap sektor yang dipertandingkan.
Gregoria Mariska Tunjung sendiri tidak hanya mengejutkan bulutangkis internasional berkat kemampuannya tampil di World Tour Finals 2022, tetapi juga membuka pertandingan babak grup dengan kemenangan straight game.
Pada hari pertama pertandingan babak grup, Gregoria berhasil taklukkan tunggal putri terbaik Tiongkok yaitu Chen Yu Fei. Tak diperhitungkan untuk berebut tiket menuju semifinal, nyatanya Gregoria justru berhasil tampil epik.
Kekalahan Gregoria di hari kedua dari tunggal putri Korea yaitu An Se Young membuat persaingan grup A sektor tunggal putri World Tour Finals 2022 semakin memanas.
Tiket menuju semifinal ditentukan berdasarkan siapa yang berhasil memenangkan pertandingan di hari terakhir ini. Baik Gregoria, Akane, An Se Young maupun Chen Yu Fei memiliki kesempatan yang sama untuk memperebutkan tiket semifinal World Tour Finals 2022.
Pertandingan Gregoria melawan Akane hari ini pun menjadi kunci apakah mampu kembali mencetak rekor tembus babak semifinal atau menutup perjalanan di babak grup.
BACA JUGA: 4 Pemain dan Pelatih Sepak Bola Ini Tak Lagi Bela Timnya usai Piala Dunia
Dilansir dari aplikasi Badminton4u, catatan head to head 3-9 keunggulan untuk Akane Yamaguchi. Secara peringkat, Gregoria juga tertinggal dijauh menempati peringkat 19 dunia dan Akane merupakan peringkat 1 dunia.
Namun, penampilan luar biasa Gregoria dalam mengalahkan Akane Yamaguchi selama dua minggu berturut-turut pada PERODUA Malaysia Masters 2022 dan PETRONAS Malaysia Open 2022 tentunya menjadi modal positif.
Gregoria masih memiliki kesempatan untuk kembali unjuk kemampuan dan merebut tiket semifinal World Tour Finals dan bertanding lagi di Sabtu (10/12/2022).
Pertandingan World Tour Finals 2022 dapat disaksikan melalui iNews TV, RCTI+, SPO TV dan kanal YouTube resmi BWF yaitu BWF TV. Laga antara Gregoria Mariska Tunjung melawan Akane Yamaguchi merupakan pertandingan pembuka mulai pukul 11.00 WIB di court 2, Nimibutr Arena, Bangkok.
Baca Juga
-
Rekap Kejuaraan Kelas Atas BWF, Indonesia Nol Gelar Juara!
-
Indonesia Open 2025: Semifinal, Fajar/Rian Bersiap Lawan Juara All England!
-
Indonesia Open 2025: Match Sengit, Jafar/Felisha Terhenti di Babak Kedua
-
Indonesia Open 2025: Laga Pembuka, Adnan/Indah Amankan Tiket Perempat Final
-
Indonesia Open 2025: Jadi Andalan, Dejan/Fadia Terhenti di Babak Awal
Artikel Terkait
-
World Tour Finals 2022: Penentuan Babak Grup, 7 Wakil Indonesia Tanding
-
Duo Ganda Putra Indonesia Sukses Raih Kemenangan di Laga Perdana
-
Gregoria Sukses Tundukkan Peraih Emas Olimpiade Tokyo di Laga Perdana BWF World Tour Finals 2022
-
Epic Comeback, Ginting Menang Dramatis Jojo 2-1
-
Apri/Fadia Raih Kemengan Perdana di Babak Grup BWF World Tour Finals 2022
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong