Thailand Masters 2023 menjadi turnamen keempat dalam agenda BWF World Tour Series tahun ini setelah Malaysia Open, India Open, dan Indonesia Masters. Berlangsung pada 31 Januari sampai 5 Februari 2023, turnamen yang dikenal dengan nama Princess Sirivannavari Thailand Masters berkaitan dengan sponsorship ini dihelat di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand.
Namun, ternyata ada fakta menarik tentang Thailand Masters yang pantang dilewatkan badminton lovers. Berikut empat fakta menarik Thailand Masters, mulai dari sejarah sampai juara bertahan.
1. Sejarah singkat Thailand Masters
Thailand Masters digelar pertama kali pada tahun 2016. Kala itu turnamen level Super 300 ini dikenal dengan nama Thailand Masters Grand Prix Gold. Sama seperti turnamen BWF pada umumnya, Thailand Masters bukan hanya memberi medali juara tapi juga prize money.
BACA JUGA: Rindu dengan Para Fans, Jungkook BTS Siaran Weverse Selama 4 Jam
Jika total prize money dalam gelaran tahun 2023 mencapai USD 210 ribu atau setara dengan Rp 3,2 milyar, maka berbeda dengan gelaran perdana. Thailand Masters 2016 mengawali turnamen dengan total hadiah sejumlah USD 120 ribu dan meningkat menjadi USD 170 ribu pada tahun 2020.
2. Sempat vacuum dua tahun berturut-turut
Meski termasuk even rutin tahunan BWF, tapi Thailand Masters sempat vacuum selama dua kali berturut-turut. Turnamen pada tahun 2021 dibatalkan dan pada tahun 2022 memang tidak diselenggarakan akibat lonjakan kasus COVID-19 yang masih cukup masif. Hingga akhirnya pada tahun 2023, Thailand Masters kembali hadir dan digelar dengan total prize money lebih banyak meski masih bertahan sebagai turnamen di level Super 300.
3. Indonesia jadi salah satu peraih gelar even perdana
Menariknya, Indonesia pernah berbagi podium juara dalam even perdana Thailand Masters pada tahun 2016. Kala itu Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan keluar sebagai juara sektor ganda putra. Hendra/Ahsan berhasil tundukkan wakil Korea, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang.
BACA JUGA: 2 Link Nonton Jodoh atau Bukan Episode Terbaru, Tayang di Iflix dan WeTv
4. Pernah mencetak juara dari lima negara berbeda
Menariknya, Thailand Masters pernah mencetak juara baru dari lima negara berbeda pada gelaran tahun 2020. Hal ini cukup unik mengingat biasanya ada negara yang mendominasi podium juara, seperti China. Juara bertahan Thailand Masters 2020 berasal dari negara Hong Kong, Jepang, Malaysia, China, dan Inggris.
Bahkan di even tahun 2020, untuk pertama kalinya dalam sejarah Thailand Masters tidak ada wakil tuan rumah yang mendapatkan gelar. Pencapaian terbaik wakil tuan rumah kala itu hanya sampai di babak semifinal lewat Kunlavut Vitidsarn dari sektor tunggal putra.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jujur, Apakah Piala Dunia Benar-Benar Bikin Gen Z Jadi Kurang Produktif?
-
Media Sosial, Tren, dan Paylater: Kolaborasi "Epik" Gaya Hidup Konsumtif
-
Capek Sedikit, Checkout Banyak: Emotional Spending Gen Z di Era Digital
-
Fenomena Green Consumerism: Peduli Lingkungan atau Sekadar Tren Belanja?
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
Artikel Terkait
Hobi
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
Terkini
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
Sinopsis Toy Story 5, Usaha Woody dan Mainan Hidup Lawan Kehadiran Gadget
-
Bye Daki! 5 Body Exfoliating Toner untuk Kulit Badan Auto Cerah dan Halus
-
Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi