Dalam hitungan pekan, Piala Asia U-20 edisi tahun 2023 akan dihelat. Pada kesempatan kali ini, raksasa sepak bola Asia, Uzbekistan akan mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah gelaran. Disadur dari laman the-afc.com, perhelatan sepak bola kelompok umur di kawasan Benua Asia tersebut akan dilangsungkan mulai tanggal 1 Maret hingga partai puncak pada tanggal 18 Maret 2023 mendatang.
Sejauh ini, perhelatan ini tinggal menunggu jadwal pelaksanaannya saja. Seluruh rangkaian kualifikasi hingga pembagian pot dan grup, telah selesai dilaksanakan oleh konfederasi sepak bola Asia, alias AFC. Jadi, bisa dikatakan, hari-hari ini 16 kesebelasan yang berhasil lolos ke putaran final, tinggal melakukan persiapan akhir menjelang keberangkatan ke turnamen.
Berlaga di Piala Asia U-20 sejatinya tak hanya mencari kejayaan di kawasan benua saja, namun, lebih dari itu. Hal ini tak lepas dari kebijakan AFC yang menetapkan ajang ini sebagai satu-satunya turnamen yang dipergunakan untuk menyeleksi kesebelasan yang akan menjadi wakil mereka di ajang yang lebih tinggi lagi, yakni Piala Dunia U-20.
BACA JUGA: Ditantang Hotman Paris Tentang Video Telanjang Venna Melinda, Adik Ferry Irawan Kompak Membantah
Kecuali Indonesia yang telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 melalui jalur tuan rumah, 15 peserta lainnya harus berjibaku untuk mendapatkan empat tiket tersisa yang menjadi jatah bagi benua Asia di turnamen Piala Dunia. Sekadar informasi, pada Piala Dunia U-20 kali ini, benua Asia mendapatkan lima slot peserta.
Satu slot sudah menjadi milik Indonesia yang lolos otomatis karena menjadi tuan rumah, sementara empat sisanya akan diperebutkan oleh 15 kontestan lainnya. Dengan demikian, empat tim yang berstatus sebagai semifinalis turnamen ini akan secara otomatis menjadi wakil dari Asia di Piala Dunia U-20 mendatang.
Lantas, bagaimana jika Indonesia menjadi salah satu semifinalis turnamen, sementara skuat Garuda sudah pasti lolos karena berstatus sebagai tuan rumah? Tentu saja kebijakan dari AFC menyatakan tim terbaik kelima-lah yang akan menjadi wakil Asia jika hal tersebut terjadi. Itu artinya, tim yang masuk ke perempat-final turnamen masih memiliki potensi untuk tampil di Piala Dunia U-20, dengan catatan, Indonesia menjadi salah satu tim yang berhasil lolos ke babak empat besar gelaran.
Kira-kira, negara mana nih yang bakal menjadi wakil Asia di Piala Dunia U-20 mendatang?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
-
Piala Dunia 2026 dan Tak Selarasnya Casing Timnas Maroko dengan Dapur Pacu Mereka
-
Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini
-
Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
Artikel Terkait
-
Al Hilal Tunggu Real Madrid atau Al Ahly di Final Piala Dunia Antarklub
-
Bukan Klubnya Ronaldo, Tim Liga Arab Saudi Ini Berpeluang Jadi Juara Dunia Mengalahkan Real Madrid di Final
-
Catatan Mentereng Luis Milla di Tengah Nirprestasi Shin Tae-yong
-
Dibalut Cedera, Beberapa Pemain Real Madrid Tidak Bisa Tampil di Piala Dunia Antarklub : Ini Daftarnya
-
Gara-gara Perseteruan Thomas Doll vs Shin Tae-yong, PSSI dan Persija Jakarta Gelar Pertemuan Mendadak, Apa Hasilnya?
Hobi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo