Pasca menggebuk Timnas Fiji U-20, timnas Indonesia U-20 dijadwalkan untuk kembali turun gelanggang pada Minggu (19/2/2023) malam. Berbeda dengan laga sebelumnya yang melawan tim dengan peringkat di bawahnya, laga kedua yang dijalani oleh Zanadin Faris dan kolega akan lebih berat. New Zealand atau Selandia baru, akan menjadi penghadang kekuatan tuan rumah untuk menjadi kampiun pada mini turnamen yang digelar di rumah sendiri tersebut.
Sekadar informasi, kekuatan yang dimiliki oleh New Zealand dapat dikatakan lebih baik daripada yang dipunyai oleh Fiji. Setidaknya hal tersebut diwakili oleh posisi mereka saat ini di peringkat FIFA. Disadur dari laman fifa.com, Fiji saat ini menduduki peringkat 163 dunia, sementara New Zealand berada di rangking 105. Sebuah rangking yang tak hanya lebih baik dari Fiji, namun juga lebih baik dari milik Indonesia yang berada di posisi 151 FIFA.
Secara prestasi, New Zealand U-20 sendiri juga menorehkan catatan yang lebih mentereng daripada Fiji. Dari laman transfermarkt.com, New Zealand telah mencicipi tujuh kali gelaran Piala Dunia U-20, dengan prestasi terbaik mereka mampu menembus babak 16 besar pada edisi 2015, 2017, dan 2019.
Pun demikian halnya dengan tingkat konfederasi. Pasca ditinggal pindah oleh Australia yang menyeberang ke zona AFC, Selandia Baru yang semula selalu berada di bawah bayang-bayang The Socceroos kini menjadi raja kawasan. Tercatat, mereka telah berhasil memenangi tujuh gelar kelompok umur U-20 pada edisi 17/18, 15/16, 12/13, 10/11, 06/07, 91/92, 79/80.
BACA JUGA: Ameena Terjatuh saat Pemotretan, Sikap Atta Halilintar Menjadi Sorotan
Meskipun pada pertandingan pertama lalu mereka mampu dikandaskan oleh Guatemala dengan skor 1-3, namun bukan berarti kekuatan mereka bisa diremehkan. Karena bagaimanapun Selandia Baru belum menemukan form terbaiknya di pertandingan pertama tersebut, sehingga bukanlah sebuah pembenaran jika Arkhan Kaka dan kolega terlalu percaya diri dalam menghadapi lawannya kali ini.
Pertandingan antara Indonesia U-20 melawan Selandia Baru U-20 ini sendiri akan menjadi salah satu syarat bagi timnas Indonesia U-20 untuk menjadi kampiun pada mini turnamen yang digelar di rumah sendiri. Jika mampu memenangi laga melawan Selandia Baru, kans anak asuh coach Shin Tae Yong tersebut akan terbuka lebar untuk menjadi juara meskipun pada laga terakhir nanti akan berhadapan dengan Guatemala yang juga telah memetik satu kemenangan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Jadwal dan Link Live Streaming Mini Turnamen Indonesia U-20 vs New Zealand
-
Jadwal Indonesia vs Selandia Baru, Shin Tae-yong Sebut Ronaldo Kwateh Tak Bisa Dimainkan
-
Nasib Pawan Singh Pasca Tinju Frengky Missa, Shin Tae Yong Sentil Ini
-
3 Bukti Fiji Bukan Tim Sekelas Timor Leste Meski Dihabisi Timnas Indonesia
-
Kecewa dengan Ketidakdisiplinan Pemainnya, Persatuan Sepak Bola Fiji Minta Maaf
Hobi
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Terkini
-
Park Min Young Comeback Drama Kantoran 'Nine to Six', Jadi Bos Perfeksionis
-
Drakor Empathy Cells Rilis 4 Juli, Intip Seluruh Jajaran Pemainnya
-
Google Luncurkan 'Fake Call Detection' untuk Deteksi Scam Kloning Suara AI
-
Catat! Film Gintama the Movie: Yoshiwara in Flames Ungkap Jadwal Tayang di Indonesia
-
Mark Luncurkan Upper Room, Mulai Babak Baru Sebagai Kreator Independen