Perhelatan Piala Asia U-20 kini hanya menyisakan tiga pertandingan saja. Dengan peniadaan laga perebutan tempat ketiga, maka turnamen yang dituanrumahi oleh Uzbekistan tersebut kini hanya akan memainkan dua laga babak semi final dan satu laga final.
Terdekat, empat tim terbaik dalam gelaran kali ini, yakni Jepang, Korea Selatan, Iraq dan Uzbekistan akan kembali saling beradu untuk memperebutkan dua tiket ke partai puncak.
Disadur dari laman the-afc.com, laga babak semi final ini nantinya akan digelar dalam satu hari, yakni pada Rabu, 15 Maret 2023.
BACA JUGA: Tembus Semi Final, 4 Negara Pastikan Wakili Asia di Piala Dunia U-20
Selengkapnya, kita bahas bersama yuk, jadwal babak semi final Piala Asia U-20 edisi 2023.
1. Iraq vs Korea Selatan
Laga semi final pertama gelaran Piala Asia U-20 akan mempertemukan dua wakil dari dua kutub sepak bola benua Asia.
Iraq yang merepresentasikan kekuatan sepak bola Timur Tengah atau Asia Barat, akan beradu kekuatan dengan Korea Selatan yang mewakili kekuatan persepakbolaan kawasan Asia Timur.
Kedua kesebelasan dijadwalkan akan bertanding mulai pukul 15.00 waktu lokal, di JAR Stadium, Tashkent.
Pertandingan ini dipastikan akan berlangsung dengan ketat, pasalnya kedua negara mewakili gengsi persepakbolaan kawasan masing-masing yang selama ini memang dikenal sebagai dua poros kekuatan utama persepakbolaan benua Kuning.
BACA JUGA: Profil Wakil Asia di Piala Dunia U-20, Prestasi Skuat Garuda Paling Buruk
2. Jepang vs Uzbekistan
Laga tak kalah seru juga akan tersaji di Milliy Stadium, Tashkent Uzbekistan. Dua kekuatan utama persepakbolaan Asia, yakni Jepang U-20 akan bersua dengan tuan rumah yang haus gelar, Uzbekistan di laga semi final lainnya.
Berdasarkan jadwal yang dirilis oleh laman the-afc.com, laga keduanya akan tersaji mulai pukul 19.00 waktu lokal. Bagi kedua kesebelasan, laga ini akan menjadi sangat krusial. Bagi Jepang, ini adalah kans mereka untuk menambah koleksi gelar di level Piala Asia U-20.
Pasalnya, meskipun mereka berstatus sebagai raksasa Asia, namun sejauh ini mereka baru mengoleksi satu gelar saja di tahun 2016 lalu.
Sementara bagi tuan rumah Uzbekistan, ini adalah kesempatan besar untuk melakukan pecah telor menjadi juara di gelaran setelah hanya mampu menjadi runner-up pada tahun 2008 lalu.
Dari empat negara yang tersisa, mana nih yang menjadi favorit teman-teman untuk melaju ke partai puncak? Silakan berpendapat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Wah, Arya Saloka Lagi Gabut, Pasang Story One Piece, Kangen yang Lagi di Jepang, yah?
-
Rela Hujan-Hujanan, Pevita Pearce Ngaku Mimpi Jadi Idol K-Pop!
-
Terjerat Kasus DUI, Netizen Bahas Kembali Masa Lalu Kim Sae Ron
-
3 Tim Grup A Piala Asia U-20 2023 yang Lolos ke Piala Dunia U-20 2023
-
Profil Wakil Asia di Piala Dunia U-20, Prestasi Skuat Garuda Paling Buruk
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender
-
Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled
-
Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja
-
Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang