Nasib tragis dialami oleh The Azkals Filipina di pertandingan ketiga mereka. Bertemu dengan Timor Leste di lanjutan gelaran Sea Games Kamboja 2023, Quincy Kammerad yang diharuskan merengkuh poin sempurna justru dipermak habis-habisan oleh Timor Leste.
Tak hanya kalah, Filipina U-22 dikandaskan oleh sang lawan dengan margin tiga gol tanpa balas. Hasil yang tentu saja sangat mengecewakan bagi mereka, karena harus tertunduk dari tim yang selama ini menjadi lumbung gol bagi kontestan lain di kawasan Asia Tenggara.
Mengawali laga dengan target meraih poin sempurna, Filipina justru dikagetkan dengan permainan agresif yang ditunjukkan oleh Timor Leste. Filipina yang berhasrat mengamankan tiga poin demi memperpanjang nafas mereka di gelaran Sea Games, harus merasakan gebrakan Timor Leste melalui serangan balik cepat yang berujung gol indah dari Mouzinho pada menit ke 14.
Tertinggal satu gol, Filipina yang berusaha untuk mengejar gol justru harus kehilangan satu pemain mereka karena mendapatkan kartu merah. Alhasil, dengan kondisi tertinggal satu gol dan kekurangan pemain, Filipina justru menjadi ajang para pemain Timor Leste memamerkan skill bermain mereka.
Memasuki babak kedua, Filipina yang merubah pendekatan permainan menjadi lebih agresif kembali kebobolan dua gol. Masing-masing melalui Ribeiro pada menit ke 55 dan dilengkapi oleh Mesquita di penghujung pertandingan. Tiga gol tanpa balas pun menjadi penghias akhir pertandingan yang dilakoni oleh Filipina dan Timor Leste.
Kekalahan telak Filipina dari Timor Leste pun mengubah konstelasi klasemen sementara grup A. Timor Leste yang menuai 3 poin, kini merangsek ke posisi ketiga klasemen di bawah Indonesia dan Kamboja yang memiliki poin enam dan empat. Sejatinya, tiga poin yang dimiliki oleh Timor Leste sama dengan yang dikoleksi oleh Myanmar, namun Timor Leste memiliki keunggulan selisih gol dibandingkan dengan Myanmar.
Nasib nahas justru menimpa Filipina. Pasca kekalahan 0-3 dari Timor Leste, peluang mereka untuk melaju ke fase empat besar otomatis semakin menciut. Dengan hanya satu poin yang mereka dapatkan dari tiga laga yang telah dijalani, The Azkals hanya akan mendapatkan maksimal empat poin jika mereka berhasil menang melawan Myanmar di laga pamungkas.
Jika pun berhasil menang, kesempatan Filipina untuk lolos belum tentu terbuka, mengingat Kamboja saat ini telah mengoleksi 4 poin dan hanya memerlukan satu hasil imbang saja dari dua laga yang tersisa. Sepertinya laga-laga yang tersisa akan semakin seru ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
Artikel Terkait
-
Klasemen Grup A di Sea Games 2023 Kamboja, Timnas Indonesia U-22 di Puncak?
-
Klasemen Grup A di Sea Games 2023 Kamboja, Timnas Indonesia U-22 di Puncak?
-
Usai Dibantai, Pelatih Myanmar Justru Peringatkan Timnas Indonesia Lawan Thailand dan Kamboja
-
Alfadhila Ramadhan, Atlet Asal Depok Raih Medali Pertama untuk Indonesia pada Ajang Sea Games Kamboja
-
Alfadhila Ramadhan, Atlet Asal Depok Raih Medali Pertama untuk Indonesia pada Ajang Sea Games Kamboja
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban