M. Reza Sulaiman | Agustian Pamungkas
Poster laga final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. (OpenAI)
Agustian Pamungkas

Partai final Piala Presiden 2026 akhirnya mempertemukan dua tim besar, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Keduanya sama-sama sukses melewati semifinal pada Selasa (4/8/2026), tetapi dengan cara yang berbeda.

Persib memastikan tiket final setelah mengalahkan Persija Jakarta 2-1. Sementara itu, Persebaya menyingkirkan Arema FC dengan kemenangan tipis 1-0 pada Derby Jawa Timur.

Meski sama-sama lolos, jalannya pertandingan menunjukkan karakter permainan yang berbeda dari kedua finalis.

Persib Singkirkan Persija

Persib tampil lebih efektif saat menghadapi Persija. Maung Bandung berhasil mencetak dua gol di babak pertama melalui Uilliam Barros dan Balsa Sekulic.

Gol pembuka Barros lahir dari situasi sepak pojok pada menit ke-22. Enam menit kemudian, Persib menggandakan keunggulan melalui penalti yang dieksekusi Sekulic setelah pemain Persija melakukan handball di kotak terlarang.

Keunggulan dua gol tersebut menjadi modal penting bagi Persib memasuki babak kedua.

Persija sebenarnya berusaha bangkit setelah Shin Tae-yong memasukkan Pratama Arhan dan Gustavo Almeida. Intensitas serangan meningkat, bahkan Arlyansyah Abdulmanan sempat dua kali memperoleh peluang emas, termasuk satu tembakan yang membentur tiang gawang.

Persija baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 melalui sontekan Kwon Changhoon. Namun waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan sehingga Persib tetap mengamankan kemenangan 2-1.

Efektivitas memanfaatkan peluang di babak pertama menjadi pembeda yang membawa Maung Bandung ke partai final.

Persebaya Hentikan Arema

Berbeda dengan Persib, Persebaya harus bekerja lebih keras untuk menembus pertahanan Arema FC.

Derby Jawa Timur berlangsung ketat dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Arema bahkan sempat mencetak gol melalui John Alfarizie, tetapi dianulir karena offside.

Gol yang ditunggu Persebaya akhirnya lahir pada masa tambahan waktu babak pertama. Berawal dari sepak pojok Francisco Rivera, Yuran Fernandes sukses menyundul bola masuk ke gawang Arema dan membawa Bajul Ijo unggul 1-0.

Babak kedua kembali berjalan sengit. VAR sempat menjadi perhatian ketika kartu merah Matheus Blade dianulir, sebelum Arema benar-benar kehilangan Diego Landis akibat kartu merah pada menit ke-66.

Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tidak menambah gol. Mereka memilih menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Statistik Kedua Finalis Nyaris Identik

Persib Bandung dan Persebaya Surabaya datang ke final Piala Presiden 2026 dengan catatan yang nyaris identik. Hingga menuntaskan babak semifinal, kedua tim sama-sama mengoleksi enam gol dan baru sekali kebobolan sepanjang turnamen.

Persib mencatatkan tiga clean sheet saat menghadapi Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers sebelum kebobolan satu gol dari Persija di semifinal. Sementara Persebaya juga meraih tiga clean sheet atas Persija, PSMS Medan, dan Arema FC. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Bajul Ijo terjadi saat menghadapi Port FC.

Statistik tersebut membuat partai final mempertemukan dua tim dengan produktivitas dan pertahanan terbaik sepanjang Piala Presiden 2026.

Final Piala Presiden 2026 akan dimainkan pada Kamis (6/8). Di hari yang sama, akan ada partai perebutan tempat ketiga antara Persija vs Arema, yang digelar lebih dulu sebelum Persib vs Persebaya.