Babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digulirkan pada bulan Oktober 2023 mendatang. Sesuai dengan jadwal yang dirilis oleh induk sepak bola Asia di laman the-afc.com, pengundian para negara petarung di putaran pertama ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2023 mendatang.
Sebanyak 22 negara yang menduduki peringkat terbawah konfederasi sepak bola Asia, akan dibagi menjadi dua grup, yakni grup seeded (unggulan) dan grup unseeded (non unggulan). Nantinya, tim dari grup unggulan akan menghadapi tim dari grup non unggulan dalam format pertandingan dua kali laga.
Sejatinya, putaran pertama babak kualifikasi ini akan diikuti oleh 22 negara. Namun karena sampai saat ini Sri Lanka masih dalam masa sanksi FIFA dan Kepulauan Mariana Utara belum resmi menjadi anggota FIFA, maka putaran pertama ini akan dimainkan oleh 20 negara saja. Imbasnya, satu negara yang berada di grup unggulan (kemungkinan Kamboja) akan turun ke kelompok non unggulan untuk menggenapi undian.
Dengan demikian, maka kans terjadinya pertarungan antara negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara terbuka sangat lebar. Pasalnya, jika melihat konstelasi negara-negara yang masuk dalam grup unggulan dan non unggulan, terdapat setidaknya tujuh negara Asean yang ada di sini.
Seperti contoh, di grup unggulan, selain terdapat Indonesia, di seed ini juga ada Singapura, Myanmar dan Kamboja. Jikapun nantinya Kamboja turun ke kelompok non unggulan, maka masih tersisa tiga negara yang ada di grup ini, yakni Indonesia, Singapura dan Myanmar.
Taruhlah tiga negara berada di grup unggulan dan empat negara berada di grup non unggulan, maka potensi pertemuan antar negara Asean di babak ini relatif cukup besar. Indonesia, Singapura maupun Myanmar memang sudah tak mungkin saling bertemu, namun mereka bisa saja bertarung melawan Kamboja (jika jadi turun pot), Laos, Brunei Darussalam dan Timor Leste di kualifikasi ronde pertama ini.
BACA JUGA: Pembagian Tugas Coach STY dan Indra Sjafrie, Masing-masing Hadapi Tiga Agenda
Jika hal tersebut terjadi, maka pertarungan di ronde pertama ini kemungkinan akan berlangsung lebih seru karena tim-tim Asean yang salin bertemu tersebut sudah pasti lebih mengetahui gaya bermain calon lawan yang akan dihadapi.
Kira-kira Indonesia akan bertemu negara mana ya? Bertemu sesama negara Asean atau tidak ya? Kita tunggu saja pengundiannya tanggal 27 Juli 2023 mendatang!
Daftar Negara Unggulan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Ronde Pertama
Kuwait
Hong Kong
Indonesia
China Taipei
Maladewa
Yaman
Afghanistan
Singapura
Myanmar
Nepal
Kamboja (kemungkinan turun seed)
Daftar Negara Non-Unggulan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Ronde Pertama.
Macau
Mongolia
Bhutan
Laos
Brunei Darussalam
Bangladesh
Timor Leste
Pakistan
Guam
Sri Lanka (terkena sanksi FIFA)
Kepulauan Mariana Utara (belum resmi anggota FIFA)
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
Artikel Terkait
Hobi
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
-
Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
Terkini
-
Lomba Sihir Meremajakan Melompat Lebih Tinggi dengan Nuansa Indie Pop
-
Rupiah Nyaris Rp18.000: Pasar Butuh Kebijakan, Bukan Teatrikal Senyuman
-
4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat
-
Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah