Langkah Erick Thohir menugaskan Shin Tae-yong menukangi timnas U-23 ternyata berefek luar biasa. Terbukti Vietnam langsung mengangkat Hoang Anh Tan sebagai pelatih U-023. Langkah ini bukti bahwa Vietnam mengkhawatirkan kekuatan Indonesie.
Kekhawatiran ini tentu bukan tanpa sebab. Meskipun Shin Tae-yong hingga saat ini lebih sering kesulitan menghadapi Vietnam, namun tetap menjadi ancaman. Masa kepelatihan Shin Tae-yong selama 3 tahun tampak sudah menunjukkan hasil.
Hasil yang paling kentara adalah mampu mengimbangi Palestina yang rangkingnya jauh di atas Indonesia. Kesuksesan kedua apalagi kalau bukan performa anak asuh Shin Tae-yong saat meladeni Argentina.
Faktor yang juga membuat khawatir adalah keberhasilan Indonesia meraih medali emas SEA Games ke-32. Melalui pertandingan yang dramatis, Indonesia mampu menyingkirkan Thailand, raja sepak bola Asia Tenggara.
Vietnam menduga pasti skuad SEA Games yang akan mendominasi timnas Indonesia saat menjalani Piala AFF U-23 tahun 2023 sebulan mendatang. Diakui atau tidak, timnas Indonesia dalam SEA Games tampil sebagai kekuatan yang menakutkan.
Sisi lain yang membuat Vietnam khawatir adalah keberadaan pelatih. sepeninggal Park Hang-seo, kekuatan sepak bola Vietnam mengalami pergeseran. Gaya permainan Philiph Troussier jauh berbeda. Sehingga tidak heran jika mereka melempem dalam SEA Games ke-32 di Kamboja.
BACA JUGA: Atap JIS Diminta untuk Direnovasi, Begini 3 Standar Stadion Menurut FIFA
Mungkin saja solusi ini yang menjadi pilihan Vietnam dalam persiapan Piala AFF U23 tahun 2023. Mengangkat Hoang Anh Tan menjadi solusi terbaik. Sosok ini selama ini menukangi timnas Vietnam U-20.
Dengan mengangkat Hoang Anh Tan, maka beberapa personil U-20 bisa diangkut ke timnas U-23. Posisi Hoang Anh Tan sebagai pelatih, akan memudahkan dirinya dalam beradaptasi dan Menyusun strategi permainan.
Dalam Piala AFF U-23 tahun 2023, Vietnam tidak satu grup dengan Indonesia. Indonesia berada di grup B Bersama Malaysia dan Timorleste. Namun dengan melihat peta kekuatan di grup B, dapat dipastikan Indonesia akan lolos ke babak selanjutnya.
Dalam babak empat besar ini, kemungkinan pertemuan antara Vietnam dengan Indonesia dapat terjadi. Keberadaan Shin Tae-yong di kursi kepelatihan Indonesia, dipastikan akan menjadi ancaman besar. Sebab Park Hang-seo rival abadi Shin Tae-yong sudah tidak ada lagi di kubu Vietnam.
Pengangkatan Hoang Anh Tan sebagai pelatih timnas Vietnam U-23 tampaknya tidak hanya di even Piala AFF U-23 tahun 2023. Hoang Anh Tan dipastikan juga akan mendamping tim Vietnam dalam kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2024.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
-
Daftar 34 Pemain Sepak Bola yang Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-17, Enam di Antaranya Bermain di Luar Negeri
-
Shin Tae-yong Disuruh Angkat Kaki dari Timnas Indonesia: Posisi Pelatih Kepala Memang Seperti Itu
-
Coach Justin Beri Pesan ke Erick Thohir agar Timnas Indonesia Kuat: Jangan Nongkrong di Asia Saja
Hobi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Terkini
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?