Salah satu akun twitter pencari bakat pesepakbola dunia, @EKscouting memasukkan nama wonderkid Indonesia, Marselino Ferdinan dalam sebuah threadnya. Menurut @EKscouting, pemain yang kini membela KMSK Deinze tersebut memiliki gaya bermain seperti James Maddison, pemain tengah andalan Timnas Inggris yang kini bermain untuk Tottenham Hotspurs.
Lantas, apa yang menjadikan EKscouting menyamakan mantan pemain Persebaya Surabaya berusia 18 tahun tersebut dengan James Maddison? Mari kita bahas!
Menurut EKscouting, sejatinya ada banyak hal yang membuat Marceng disamakan dengan Maddison. Beberapa hal yang diulas oleh akun twitter yang satu ini adalah gaya bermain, kelebihan, dan hal-hal bersifat atributif permainan lainnya.
1. Gaya Bermain
Menurut EKscouting, gaya bermain yang dimiliki oleh Marceng adalah dirinya seringkali menunjukkan kombinasi umpan yang sulit untuk ditebak sang lawan. Selain itu, Marceng juga sering mengontrol bola, menggunakan tubuhnya untuk menjaga bola, suka memberikan umpan panjang nan akurat, dan memiliki insting untuk membantu pertahanan.
2. Kekuatan Permainan
Hal kedua yang diungkapkan oleh EKscouting mengenai kelebihan yang dimiliki Marceng adalah kemampuannya dalam membawa bola, sentuhan satu-dua, memiliki insting melewati para pemain bertahan lawan dengan cara yang efisien, dan memiliki kewaspadaan saat menguasai bola.
BACA JUGA: Jawab Isu Pindah Jadi WN Malaysia, Jawaban Saddil Ramdani Bikin Terharu
3. Kelebihan Lain
Kelebihan lain yang dimiliki oleh Marceng menurut EKscouting adalah dia bisa mengambil bola dengan sangat baik, kemudian dia mampu menarik perhatian musuh sehingga tercipta ruang bagi rekan-rekannya, serta seringkali mampu melakukan scanning permainan dengan cepat untuk kemudian memberikan umpan mematikan kepada rekannya yang berada di posisi menguntungkan.
Jadi, setidaknya ada 3 hal yang menjadi kelebihan lain dari Marceng, yakni visi bermain, penguasaan bola, dan umpan akurat.
Namun, meskipun memberikan beragam kelebihan yang dimiliki oleh Marceng, EKscouting juga memberikan beberapa masukan kepada Marselino agar permainannya semakin berkembang di masa mendatang.
Menurutnya, sejauh ini ada empat hal yang menjadi kelemahan Marceng, yakni tembakan jarak jauh yang belum sepenuhnya akurat, dribbling yang cenderung ceroboh saat berada dalam tekanan, kemudian teknik yang memburuk ketika ditekan, dan dia terkadang suka menguasai bola terlalu lama.
Kalau menurut teman-teman pembaca, setuju atau tidak nih dengan apa yang dijabarkan oleh EKscouting?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
Terkini
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun