Wonderkid Timnas Indonesia yang kini tengah meniti karier di pentas sepak bola Benua Eropa, Marselino Ferdinan terancam akan lebih laman untuk kembali bermain bagi Pasukan Garuda.
Seperti yang dikabarkan oleh laman Suara.com, Marceng yang kini memperkuat AS Trencin di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Slowakia, masih harus berkutat dengan pemulihan cedera.
Dari laman yangs ama diinformasikan, cedera hamstring yang dialami oleh pemain yang akrab disapa dengan nama Marceng tersebut, diperkirakan membutuhkan proses pemulihan lebih lama, sehingga membuat eks Persebaya Surabaya itu berpotensi untuk kembali terlempar dari pemanggilan ke Pasukan Garuda untuk guliran FIFA Series di bulan Maret mendatang.
Itu artinya, Marceng yang kali terakhir memperkuat Timnas Indonesia pada bulan September 2025 lalu, akan memperpanjang masa menepinya untuk Pasukan Garuda, dan urung untuk kembali tampil di bulan ke-5 terhitung sejak terakhir kali merasakan atmosfer pertandingan.
Sejatinya, meskipun masih diragukan untuk kembali bergabung dengan Timnas Indonesia pada bulan Maret 2026 mendatang, Marselino masih memiliki kesempatan untuk comeback ke Skuat Kebangsaan empat bulan kemudian di ajang Piala AFF 2026.
Namun sayangnya, karena beberapa waktu lalu John Herdman menyatakan bahwa dirinya kemungkinan tak akan melibatkan para pemain yang mentas di Benua Eropa untuk gelaran level regional tersebut, Marselino bisa jadi akan kembali ditepikan dari pemanggilan dan membuatnya harus kembali memendam keinginan untuk beraksi bersama Pasukan Merah Putih.
Sehingga, secara perhitungan waktu paling dekat untuk Marselino kembali ke Timnas Indonesia adalah pada bulan Oktober-November 2026 mendatang, ketika Induk Sepak Bola Dunia, FIFA kembali membuka masa pertandingan internasional untuk para membernya.
Dengan demikian, maka terhitung dari terakhir kali Marselino bermain untuk Timnas Indonesia hingga comeback sang pemain untuk Pasukan Garuda akan berlangsung dalam rentangan waktu yang lebih dari satu tahun kalender masehi.
Sangat layak untuk disayangkan ya memang, pemain sekaliber Marselino yang selama ini dikenal dengan aksi-aksi mengejutkannya di lapangan harus menepi dari Timnas Indonesia, bahkan hingga satu tahun lamanya.
Kita doakan, semoga saja Marceng bisa segera pulih dari cederanya, dan syukur-syukur bisa memperkuat Indonesia di ajang FIFA Series pada bulan depan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
5 Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia, Tinggal Naturalisasi
-
Media Eropa: Ivar Jenner Terbang ke Indonesia untuk ke Dewa United
-
Mees Hilgers Jadi Rebutan Klub Eropa, Bek Timnas Indonesia Berpeluang Merapat ke Bundesliga
-
Ivar Jenner Dikontrak Dewa United Setengah Musim
-
Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Tempati Pot 2, Ini Calon Lawan Garuda Asia
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui