Daihatsu Japan Open 2023 bersiap menggelar babak 32 besar pada Selasa (25/7/2023) di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, Jepang. Dari total 15 wakil Indonesia, enam diantaranya akan turun tanding di laga hari pertama. Menariknya, dua wakil Indonesia akan langsung dihadang andalan tuan rumah.
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus melawan Nami Matsuyama/Chiharu Shida dan melakoni pertemuan ketiga. Imbang head to head 1-1, Apri/Fadia menang di Malaysia Open 2022 dan Matsuyama/Shida unggul di Denmark Open 2022.
Selain Apri/Fadia, Praveen Jordan/Melari Daeva Oktavianti juga akan berhadapan dengan unggulan tuan rumah lainnya, Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Tertinggal head to head sementara 2-3, Praveen/Melati kalah di pertemuan terakhir pada Olimpiade Tokyo 2020.
Wakil dari sektor ganda campuran lainnya yang bertanding di hari pertama ada Rehan Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati. Atlet andalan Pelatnas ini bakal menghadapi Tang Chun Man/Tse Ying Tsuet dari Hong Kong untuk pertama kalinya.
Dari total lima ganda putra, hanya satu wakil yang berlaga di hari pertama. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan ditantang Kim Gi Jung/Kim Sa Rang dari Korea Selatan setelah pertemuan terakhir di Thailand Masters 2016. Head to head sementara 6-2 masih jadi milik Hendra/Ahsan.
Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung yang merupakan satu-satunya wakil akan melakoni pertemuan keenam kontra Pornpawee Chochuwong asal Thailand. Kalah head to head 2-3, Jorji dipaksa takluk dalam tiga gim di turnamen Swiss Open 2023.
Chico Aura Dwi Wardoyo juga bersiap untuk laga babak pertama melawan wakil Israel, Misha Zilberman. Baru pertama kali bertemu, Chico dihadapkan dengan atlet yang masuk main draw lewat jalur promosi mengingat saat ini Zilberman berada di peringkat 48 dunia.
Laga babak 32 besar hari pertama akan disiarkan langsung di YouTube BWF TV mulai pukul 09.00 WIB. Sedangkan live score bisa dipantau lewat aplikasi Badminton4U.
Jadwal Japan Open 2023 babak 32 besar hari pertama
Court 1
- Praveen Jordan/Melari Daeva Oktavianti vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)
- Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
Court 2
- Rehan Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati vs Tang Chun Man/Tse Ying Tsuet (Hong Kong)
- Gregoria Mariska Tunjung vs Pornpawee Chochuwong (Thailand)
- Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Kim Gi Jung/Kim Sa Rang Korea (Selatan)
Court 4
- Chico Aura Dwi Wardoyo vs Misha Zilberman (Israel)
Baca Juga
-
AI Memang Tidak Menghakimi, Tapi Apakah Curhat ke ChatGPT Benar-benar Menyehatkan?
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Cantik di Layar, Terlilit Cicilan di Dunia Nyata: Bahaya FOMO Bagi Perempuan
-
Self-Reward atau Pelarian? Kenapa Belanja Online Sering Jadi "Obat" Stres Gen Z
-
Checkout vs Krisis Sampah: Mengapa Sulit Lepas dari Gaya Hidup Konsumtif?
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan