Kabar sepak bola kembali datang dari Timnas Indonesia. Pada drawing kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar kamis (27/7/2023) lalu, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Brunei Darussalam di babak ronde 1. Laga kualifikasi ronde 1 tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 12 dan 17 Oktober 2023.
Melansir dari situs resmi PSSI, Timnas Indonesia akan menjamu Brunei terlebih dahulu di tanggal 12 sebelum kemudian bertandang ke brunei di tanggal 17 Oktober. Tentunya kemenangan menjadi harga mati bagi skuad Garuda dalam kampanye lolos ke Piala Dunia yang akan digelar tahun 2026 nanti.
Timnas Indonesia Lebih Diunggulkan daripada Brunei
Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti akan menjadi pertemuan ke-12 dan ke-13 bagi kedua negara. Sepanjang sejarahnya,
Timnas Indonesia telah bertemu sebanyak 11 kali dengan Brunei dan mencatatkan rekor 7 kali kemenangan 2 kali kekalahan dan 2 kali imbang. Secara peringkat FIFA dan rekor pertemuan jelas Timnas Indonesia lebih diunggulkan daripada timnas Brunei Darussalam.
Indonesia kini menempati peringkat ke-150, sedangkan Brunei berada di posisi ke-190 dalam ranking FIFA.
Belum lagi pertemuan terakhir kedua negara saat Piala AFF 2022 silam, Timnas Indonesia berhasil mencukur timnas Brunei dengan skor telak 7-0. Tentunya di atas kertas Timnas Indonesia akan menang mudah dari timnas yang berjuluk “Tebuan” atau “The Wasps” tersebut.
Timnas Indonesia Diharapkan Jangan Anggap Remeh Semua Lawan
Meskipun secara kertas Timnas Indonesia dapat menang mudah dari Brunei Darussalam, akan tetapi dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti diharapkan Timnas Indonesia bermain secara maksimal, serta tidak menganggap remeh semua lawan yang dihadapi.
Trend positif memang tengah menyertai Timnas Indonesia dalam 2 tahun terakhir. Namun, perlu diingat bahwa sepak bola selalu menyajikan beragam kejutan di setiap permainannya.
Para pemain dan staff pelatih tentunya diharapkan dapat bermain maksimal pada laga kualifikasi ronde 1 melawan Brunei nanti. Belum lagi laga tersebut akan berlangsung dengn format home-away yang tentunya semua kemungkinan dapat terjadi.
Apabila Timnas Indonesia lolos dari kualifikasi ronde 1 ini, tentunya skuad garuda telah ditunggu oleh Irak, Vietnam dan Filipian di Grup F ronde ke-2 babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Laga melawan Brunei nantinya diharapkan Timnas Indonesia dapat bermain maksimal dan menunjukkan kualitas terbaiknya, serta diharapkan dapat memperoleh kemenangan agar lolos ke babak selanjutnya
Baca Juga
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Direstui oleh John Herdman, Taisei Marukawa Segera Bela Timnas Indonesia
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah
-
Perang Kian Memanas di Timur Tengah, Piala Asia 2027 Terancam Ditunda?
Artikel Terkait
-
Siapa Kenzo Riedewald? Pemain Keturunan Indonesia yang Dianggap Cocok Bela Timnas Indonesia U-17
-
Alasan di Balik Pemain Diaspora Aaron Suitela Bertahan di Seleksi Timnas Indonesia U-17
-
Copycat Piala Asia, Timnas Indonesia Berpotensi Ketemu Irak dan Vietnam Lagi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Kisah Timnas Sri Lanka, Dibekukan FIFA tapi Ikut Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jajal Kekuatan Barcelona dan Kashima Antlers, Bima Sakti Harapkan Timnas Indonesia U-17 Bisa Kasih Perlawanan
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan
-
Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita
-
Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender