Beberapa waktu belakangan ini, nama seorang Mees Hilgers kembali mencuat di kalangan para pencinta sepak bola tanah air. Hal ini tak lepas dari maraknya pemberitaan yang menyebutkan bahwa pemain berusia 22 tahun tersebut tengah menjalin komunikasi intensif dengan PSSI dalam rangka melakukan proses berpindah kewarganegaraan.
Hal ini semakin terlihat nyata ketika pemain yang kini membela Twente tersebut juga memberikan kode keras. Setidaknya ada tiga hal yang membuat publik semakin yakin bahwa pemain yang satu ini sudah siap untuk melepas kewarganegaraan Belanda-nya dan berganti paspor menjadi WNI.
Kode yang pertama adalah dia sudah unfollow instagram federasi sepak bola Belanda, kemudian mem-follow PSSI dan yang ketiga, ibunda sang pemain saat ini tengah berada di Indonesia dan diindikasikan tengah melakukan proses naturalisasi sang anak.
Tak hanya itu, dalam sebuah wawancara, pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut dengan gamblang menyatakan keinginannya untuk membela skuat Merah Putih. Dalam cuplikan wawancara yang diunggah ulang oleh akun TikTok seputarinfo_o, pemain kelahiran 13 Mei 2001 itu menyatakan sebuah impian besar untuk berseragam merah putih.
"Apa benar kamu ingin bermain untuk Timnas Indonesia?" tanya sang podcaster, Roy Ricardo.
"Iya!" jawab Mees Hilgers dengan mantap.
"Itu yang pengen aku katakan sekarang," lanjut Mees.
"Kita memang hanya perlu mencari (mempersiapkan) dokumen-dokumennya. Dan jika semuanya berjalan dengan lancar, semua rencanaku akan berjalan dengan lancar," imbuh Mees.
"Kamu tahu apa yang aku maksud? Aku masih muda, aku masih 20an tahun, aku berkarir dengan baik. Memang aku belum tahu karirku ke depan, kan mencapai seberapa jauh," tambah Mees.
"Jadi, kita tunggu saja apa yang akan terjadi," jelasnya.
Keinginan langsung dari Mees Hilgers untuk membela skuat Merah Putih tentu menjadi sebuah hal yangs sangat positif. Pasalnya, Mees sendiri merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang memiliki grade A di persepakbolaan Belanda. Sehingga, jika timnas Indonesia berhasil mendapatkan pemain keturunan ini, stok pemain bertahan skuat Garuda akan semakin melimpah dan sang pelatih Shin Tae Yong akan memiliki cukup banyak opsi untuk dimainkan.
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan