Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong telah mengumumkan daftar pemain yang dipanggilnya untuk mengarungi perhelatan Piala AFF U-23. Disadur dari laman pssi.org (8/8/2023), pelatih asal Korea Selatan tersebut memanggil 23 nama awal untuk menjadi penghuni skuat yang akan dibawanya ke Thailand nanti.
Namun sayangnya, di antara skuat yang dibawa oleh coach STY, setidaknya terdapat 5 nama yang seharusnya tak diikutsertakan. Bukan karena underperform, namun lebih karena kualitas mereka yang lebih tinggi daripada level Piala AFF U-23, sehingga sepatutnya mereka harus disimpan terlebih dahulu.
Hal tersebut wajar, mengingat tanpa kehadiran lima pemain ini, coach STY bisa memberikan kesempatan kepada para pemain lain untuk unjuk gigi. Siapakah 5 pemain tersebut? Mari kita bahas bersama!
1. Rizky Ridho.
Skipper Timnas Indonesia U-22 di Sea Games Kamboja lalu memang memiliki kelas tersendiri. Disadur dari laman deli.suara.com (8/8/2023), pemain Persija Jakarta ini memiliki level permainan yang sudah bukan tingkatan Piala AFF U-23. Sehingga, coach STY bisa menahan pemanggilan kepada mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.
2. Ramadhan Sananta.
Setelah mencetak dwigol di partai final Sea Games 2023 lalu, pemain yang satu ini semakin menunjukkan tren positif di pentas liga 1 Indonesia musim ini. Terbaru, pemain berusia 20 tahun ini telah mengoleksi 4 gol dari 7 penampilannya bersama Persis Solo.
3. Beckham Putra Nugraha.
Pencetak salah satu gol kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand di final Sea Games 2023 ini sejauh ini semakin menunjukkan kematangannya dalam bermain. Namun, pemanggilan Beckham ke skuat Timnas U-23 Piala AFF tentu bukan sebuah pilihan yang bijak. Pasalnya, Beckham sendiri secara kualitas memiliki permainan yang berada di atas level turnamen tersebut.
4. Ivar Jenner.
Memanggil seorang Ivar Jenner untuk turnamen yang tidak termasuk dalam kalender FIFA tentu bukan sebuah pilihan yang bijak. Pasalnya, selain akan berkaitan dengan izin klub, pemanggilan Ivar juga akan membuat pemain yang satu ini kian kesulitan dalam bersaing secara internal di klubnya.
5. Rafael Struick
Sama halnya dengan Jenner, pemanggilan terhadap Rafael Struick juga bukan sebuah keputusan yang bijak. Pemain yang kini bergabung bersama ADO Den Haag tersebut dipastikan akan tertinggal ritme permainan bersama klub, jika dirinya bergabung bersama skuat Garuda Muda di Piala AFF U-23.
Itulah 5 pemain yang seharusnya tak dipanggil oleh coach STY untuk Piala AFF U-23 ini karena memiliki kualitas yang lebih tinggi dari turnamen. Bagaimana pendapat teman-teman?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Masuk dalam Skuad Timnas Indonesia U-23, Wonderkid Persita Tangerang Girang Bukan Kepalang
-
Bukan Bersaing Raih Juara dengan Timnas Indonesia U-23, Pelatih Vietnam Curhat Soal Tekanannya di Piala AFF U-23 2023
-
Nama Witan Sulaiman Hilang dari Daftar Timnas U-23, STY Gagal Negosiasi?
-
11 Jebolan SEA Games 2023 Dipanggil Shin Tae-yong untuk Piala AFF U-23 2023, Cek Daftarnya
-
Tak Diajak Rapat Bareng Frank Wormuth, Fans Minta Erick Thohir Pecat Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17
Hobi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Bocoran dari Wawancara Terbaru: Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun?
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai