Shayne Pattynama mau tak mau harus absen di laga FIFA Matchday melawan Timnas Turkmenistan pada September 2023 ini karena mengalami cedera.
Menjelang duel dengan Turkmenistan, terdapat sejumlah pemain Timnas Indonesia yang bisa menggantikan peran Shayne Pattynama.
Setelah saudara kembar Yakob Sayuri dan Yance Sayuri cedera, kini skuad Garuda Muda harus mendapat kabar buruk seiring cederanya pemain naturalisasi, Shayne Pattynama.
Pemain berusia 25 tahun itu harus mendapat cedera usai membela timnya, yakni Viking FK, dalam lanjutan Liga Denmark beberapa waktu lalu.
Buntut dari cedera itu, Shayne Pattynama harus absen saat menghadapi Timnas Turkmenistan, menyusul Yakob, Yance, dan bahkan Dimas Drajad karena alasan yang serupa.
Cederanya Shayne Pattynama ini diyakini mengganggu persiapan Timnas Indonesia, mengingat sektor bek kiri saat ini tengah kekurangan stok.
Timnas Indonesia sendiri sesungguhnya masih memiliki sosok Pratama Arhan. Akan tetapi, pemain Tokyo Verdy itu akan dimaksimalkan di tim U-23 yang berjuang untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Absennya Shayne Pattynama dan Pratama Arhan itu, maka terdapat tiga pemain yang mampu mengisi pos bek kiri di Timnas Indonesia.
Dilansir dari Bolatimes.com, berikut tiga pemain yang bisa menggantikan peran Shayne Pattynama di laga kontra Turkmenistan tersebut.
Winger muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas dipanggil ke Timnas Indonesia senior usai Shayne Patynama mengalami cedera.
Setelah tampil apik bersama Persija dan timnas kelompok umur, Dony Tri Pamungkas akan debut di Timnas Indonesia.
Pemain berusia 18 tahun itu kerap mengisi pos Wing Back kiri atau bek kiri, meskipun posisi aslinya sebagai wingi. Hal itu berkat kemampuan individu dan akurasi umpan silang serta bola mati yang dimilikinya.
Shin Tae-yong juga memanggil Edo Febriansah selaku salah satu bek kiri lokal terbaik di Indonesia, untuk melawan Turkmenistan.
Edo Febriansah selama ini selalu menajdi pelapis bagi Pratama Arhan dan bahkan Shayne Pattynama. Kini, dengan absennya kedua pemain tersebut, Edo Febriansah memiliki kesempatan untuk unjuk gigi.
Pemain berusia 26 tahun itu dikenal sebagai bek kiri yang apik saat menyerang. Edo Febriansah mampu menempati sektor Wing Back kiri sesuai formasi tiga bek yang diterapkan Shin Tae-yong.
3. Adam Alis
Shin Tae-yong bisa mencoba nama Adam Alis yang tengah mencuri perhatian bersama Borneo FC apabila ingin memainkan winger pada pos Wing Back kiri.
Adam Alis yang berposisi sebagai winger bisa menempati pos Wing Back kiri dengan kemampuan olah bola dan kecepatannya dalam melakukan tusukan.
Pemain berusia 29 tahun ini terkenal andal dalam melakukan serangan dan punya kemampuan mengkreasi peluang dari sisi Flank.
Tag
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
-
Pelatih Turkmenistan Buta Kekuatan Timnas Indonesia, Tapi Yakin Bisa Menang Bahkan Lolos ke Piala Asia U-23 2024
-
Timnas Indonesia Jajal Turkmenistan di FIFA Matchday, Media Vietnam: Duel Sesama Tim Lemah
-
Update Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia vs Turkmenistan: 3 Masuk, 4 Cedera
-
Shin Tae-yong Akui Belum Tahu Kekuatan Lawan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Ini yang Akan Dilakukannya
-
PREDIKSI Line Up Timnas Indonesia, Andai Shayne Pattynama, Dimas Drajad, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri Tak Masuk Skuad
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam