Berkutik kabar, kalau Ragnar Oratmangoen sudah bersedia dan ingin memperkuat Timnas Indonesia. Namun, ketersediaan itu akan bergantung lagi kepada keinginan pelatih Shin Tae-yong.
Melansir dari akun instagram @lingkarfootball dan @timnas.indonesia_u23, diketahui berdasarkan konfirmasi dari Eks utusan PSSI yang kini merupakan Staff Tenaga Ahli Kemenpora Bidang Diaspora dan Kepemudaan, Hamdan Hamedan, mengkonfirmasi kalau Ragnar Oratmangoen (25) bersedia membela Timnas Indonesia dan hanya tinggal mendapat persetujuan dari Shin Tae-yong untuk diproses.
"Ragnar Oratmangoen mengatakan kepada saya bahwa dia berminat untuk membela Timnas Indonesia,'' kata Hamdan Hamedan.
BACA JUGA: Marselino Ferdinan Absen dari KMSK Deinze, Ada Tugas Negara di Timnas Indonesia U-23
Sementara itu, PSSI saat ini tengah membidik beberapa pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 atau timnas senior. Salah satunya adalah Nathan Tjoe-A-On yang baru dihubungi oleh PSSI.
Sejauh ini calon pemain naturalisasi baru yang sudah mendapatkan persetujuan dari Shin Tae-yong untuk diproses adalah Jay Idzes, yang merupakan pemain dari Venezia.
Melansir dari tasikmlaya.suara.com, dikatakan kalau Ragnar Oratmangoen memang juga pernah mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya pernah dihubungi oleh pihak PSSI.
“Saya pernah dihubungi oleh mereka (PSSI) tentang Timnas,” ujar Ragnar Oratmangoen di kanal YouTube Yussa Nurgaha.
Sehingga dengan hal tersebut, ia juga mengungkapkan terkait kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia jika mendapatkan undangan resmi dari PSSI.
Kendati demikian, tentunya setiap keputusan untuk diterima atau tidaknya Ragnar Oratmangoen, tetap bergantung kepada Shin Tae-yong, selaku pelatih Timnas Indonesia saat ini.
“Ragnar Oratmangoen dikonfirmasi sudah bersedia dan ingin memperkuat Timnas Indonesia. Namun hal itu tetap bergantung kepada keinginan pelatih Shin-Tae-yong,” tulis akun Instagram @recehansepakbola.
BACA JUGA: Nathan Noel ingin Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Tidak Setuju?
Siapa sosok Ragnar Oratmangoen ini?
Ragnar Oratmangoen merupakan seorang pria kelahiran Oss, Belanda pada 21 Januari 1998. Ragnar Oratmangoen memang telah bergabung dengan klub Fortuna Sittard semenjak 1 September 2023 lalu. Namun sebenarnya, ia adalah pinjaman dari klub FC Groningen dengan masa kontrak hingga 30 Juni 2025 mendatang.
Diketahui kalau saat ini, Ragnar Oratmangoen memegang posisi penyerang sayap kiri. Pria yang sudah berusia 25 tahun dan memiliki 180 cm tersebut memang memiliki keturunan Indonesia, sehingga bisa saja menjadi salah satu kandidat yang diloloskan menjadi pemain naturalisasi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
Artikel Terkait
-
Nathan Noel ingin Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Tidak Setuju?
-
Cara Main Victor Dethan Bikin Shin Tae Yong Takjub, Winger Baru Timnas Indonesia
-
Marselino Ferdinan Absen dari KMSK Deinze, Ada Tugas Negara di Timnas Indonesia U-23
-
Rapor Jay Idzes Bersama Venezia FC: Tak Tergantikan dan Belum Pernah Terkalahkan
-
Selain Jay Idzes, Media Belanda Prediksi Ada 2 Pemain Lagi yang Bakal Dinaturalisasi Bela Timnas Indonesia
Hobi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan