Pemain timnas Indonesia U-23 Marselino Ferdinan berhasil mencetak dua gol kala melawan China Taipei dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (10/09/2023).
Tak hanya turut andil dalam kemenangan telak Indonesia dengan skor 9-0, namun hal itu juga menjadi kado indah karena Marselino Ferdinan mencetak gol saat usianya bertambah menjadi 19 tahun.
Marselino Ferdinan berulang tahun pada 9 September yang bertepatan dengan laga pertama Garuda Muda melawan China Taipei.
Pemain klub KMSK Deinze itu tampil memukau selama 77 menit sebelum digantian oleh Jeam Kelly Sroyer. Ia berhasil memborong dua gol pada menit ke-2 dan ke-57.
Marselino Ferdinan mengaku sangat bangga dan bersyukur dengan usianya yang sekarang. Ia berharap bisa menjadi pribadi yang lebih maju ke depannya.
"Rasanya puji tuhan saya sangat bangga, bersyukur juga dan terima kasih juga sudah ngucapin ulang tahun. Semoga saya semakin maju dan berkembang," ungkap Marselino Ferdinan dalam jumpa pers setelah pertandingan, dikutip dari ANTARA pada Minggu (10/09/2023).
Mantan pemain Persebaya Surabaya itu menilai hasil skor 9-0 timnas Indonesia adalah kerja keras dan sikap mereka yang tak pernah meremehkan tim lawan.
Menurutnya, hal itu menjadi kunci kemenangan skuadnya bisa bermain tanpa cela pada laga melawan China Taipei.
"Kita bekerja keras dan kita tetap, dari awal kita tidak menganggap remeh lawan siapapun. Jadi dari awal kita, bunuh, bunuh sekalian. Jadi kita kelihatan dari lapangan juga, kita bekerja keras dan maksimal," ungkap Marselino Ferdinan.
Pada kesempatan yang sama, Marselino Ferdinan menilai bahwa laga pamungkas melawan Turkmenistan pada Selasa (12/09/2023) nanti akan menjadi pertandingan yang menarik.
"Menurut saya untuk pertandingan melawan Turkemnistan akan menjadi pertandingan yang menarik dan seru pastinya. Pastinya kita akan fokus pada tim sendiri dan kemudian seperti pada hari. Kita akan maksimal pada laga besok (Selasa) melawan Turkmenistan," pungkasnya.
Baca Juga
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo
Artikel Terkait
-
Shin Tae Yong Sebut Kemenangan Skor 9-0 Jadi Bukti Sepak Bola Indonesia Sudah Berkembang
-
Welber Jardim Resmi Miliki Paspor Indonesia, Siap Tampil di Piala Dunia U-17 2023
-
Bibit Bebet Bobot 8 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Jebol Gawang Taiwan 9-0
-
Elkan Baggott Cetak Gol dan Cleansheet Bersama Timnas Indonesia U-23, Ipswich Town Ikut Bangga
-
Neymar Usai Jadi Raja Gol Timnas Brasil: Saya Tidak Lebih Baik dari Pele
Hobi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo