Karier seorang Bagus Kahfi kini memang tengah mengalami fase penurunan. Setelah digadang-gadang bakal menjadi striker masa depan Indonesia dan berkarier di Eropa, Bagus Kahfi justru mengalami kegagalan.
Bahkan, demi kembali menemukan performa terbaiknya, Bagus Kahfi akhirnya kembali ke Liga Indonesia beberapa waktu lalu setelah sebelumnya juga sempat memutuskan untuk berkiprah di Liga Yunani bersama Asteras Tripolis.
Fase suram yang tengah dialami oleh Bagus Kahfi juga berimbas pada posisinya di skuat Timnas Indonesia. Setelah selalu menjadi langganan di Timnas Indonesia kelompok umur, Bagus Kahfi yang tengah menurun, harus rela untuk ditepikan dalam pemanggilan skuat Timnas.
Terbaru, pemain kelahiran 16 Januari 2002 tersebut tak dilirik sama sekali oleh para pelatih Timnas dalam pemanggilan pemain ke ajang Piala AFF U-23, FIFA match day, hingga kualifikasi Piala Asia U-23.
Uniknya, ketika masih membela Asteras Tripolis, Bagus Kahfi sempat masuk skuat tim yang berlaga di Liga Yunani tersebut. Berdasarkan data dari laman transfermarkt, Bagus Kahfi sempat masuk sebanyak dua kali dalam skuat yang berlaga di Super League 1 Yunani itu.
Kesempatan pertama Bagus Kahfi masuk skuat Asteris, terjadi pada 12 Maret 2023 lalu ketika Asteris berhadapan dengan Ionikos Nikeas di Liga Super Yunani. Sementara kesempatan kedua, terjadi pada 18 Maret 2023 ketika Asteris berhadapan dengan Panetolikos.
Namun sayangnya, dari dua kesempatan tersebut, Bagus Kahfi sama sekali tak mendapatkan menit bermain, hingga pada akhirnya memutuskan untuk kembali bergabung dengan Barito Putera pada bulan Juli 2023 lalu.
Nama Bagus Kahfi sendiri sejatinya bukanlah sosok yang asing di dunia persepakbolaan nasional. Kembaran Bagas Kaffa tersebut bahkan telah menjadi andalan di berbagai Timnas Indonesia kelompok umur.
Bagus yang lahir di Magelang 21 tahun lalu itu, tercatat telah memperkuat tiga lebel Timnas Indonesia, yakni level U-16, U-19 dan U-23. Di level Timnas U-16, Bagus Kahfi tercatat telah bermain sebanyak 15 kali dan menyumbangkan 16 gol.
Sementara di level U-19, pemain bertinggi badan 169cm tersebut telah memainkan 5 laga dengan torehan 4 gol, dan di level U-23, telah bermain sebanyak 2 kali dan belum menyumbangkan gol.
Untuk level klub, Bagus Kahfi yang meneken kontrak profesional kali pertama bersama Barito Putera di tahun 2020 lalu, telah melanglang ke benua Biru dengan bergabung bersama Utrech U-18 dan Utrect U-21, serta mencicipi kerasnya Liga Yunani bersama dengan Asteras Tripolis hingga pertengahan tahun 2023 ini.
Untuk saat ini, pemain yang mengantarkan Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 di tahun 2018 tersebut, tengah berkarir bersama Barito Putera, dan telah mencatatkan 11 pertandingan di Liga 1 Indonesia serta menyumbangkan 2 assist.
Semoga saja penampilan mantan wonderkid Indonesia ini semakin membaik ya!
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
7 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Belum Bermain di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Termasuk Bek PSIS
-
Skenario Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Piala Asia U-23 2024, Kalah Bisa Lolos?
-
Terciduk! Fuji Makan Bareng Pria yang Diduga Asnawi Mangkualam, So Sweet
-
Punya Jasa Besar, Hamdan Hamedan Diberi Hadiah Jersey Debut Sandy Walsh di Timnas Indonesia
-
Biodata dan Agama Hokky Caraka, Pemain PSS Sleman yang Selebrasi Kontroversial di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Hobi
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan