Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong berhasil membawa skuad Garuda Muda ke putaran final Piala Asia U-23 2024 yang akan digelar di Qatar pada 15 April-3 Mei.
Timnas Indonesia berhasil melaju dari dua laga kualifikasi Grup K dengan mengumpulkan 6 poin, mencetak 11 gol, dan tanpa kebobolan.
Berkat Shin Tae-yong, timnas Indonesia U-23 menciptakan sejarah baru yakni melenggang ke Asia untuk pertama kalinya.
Selain karena tangan dingin Shin Tae-yong, kesukesan skuad Garuda Muda melenggang ke Piala Asia U-23 untuk pertama kalnya itu juga ada pengaruh dan peran dari Ketum PSSI Erick Thohir.
Pelatih klub Persikabo 1973, Aji Santoso yang dulunya sempat memegang timnas Indonesia U-23 ikut memberikan pujian kepada Erick Thohir.
Sebagai sosok yang dulu sempat melatih timnas U-23 dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2013 dan 2016, Aji Santoso menilai keberhasilan tersebut tak lepas dari campur mantan petinggi Inter Milan tersebut.
"Menurut saya pengaruhnya sangat luar biasa setelah pak Erick menjadi ketua ini untuk meningkatkan timnas kita," ungkap Aji Santoso dikutip dari ANTARA, Senin (18/09/2023).
Tak hanya itu saja, pengamat sepak bola Akmal Mahali ikut memuji Erick Thohir yang berhasil menciptakan lingkungan yang kondusif di kepengurusan PSSI.
Hal itu berefek pada pelatih dan pemain yang fokus untuk mengerahkan kemampuan terbaik mereka di lapangan hijau.
Selain itu, pelatih dan pemain tak memikirkan masalah non teknis seperti keuangan dan lain-lain karena semuanya telah didukung penuh dan terjamin.
"PSSI yang sehat, maka timnas juga akan sehat dan kuat. Itu menjadi harapan kita semua," ungkap Akmal Mahali usai timnas Indonesia U-23 melaju ke putaran final Piala Asia U-23.
Baca Juga
-
Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?
-
Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
Artikel Terkait
-
Timnya Lolos ke Piala Asia U-23 2024, Pelatih Malaysia U-23 Malah Dipecat
-
Daftar Skuad Mini Kirgistan Hadapi Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022, Gampang Dikalahkan?
-
Tak Pulang Kampung ke Korea, Shin Tae-yong Diajak Cicipi Makanan Khas Bali
-
Pantas Saja Shin Tae-yong Sangat Disukai Para Pemain Timnas Indonesia
-
Sebelum Piala Asia, Shin Tae Yong Ingin Erick Thohir Carikan Lawan Sekuat Argentina
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?
-
Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
-
Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'