Persis Solo pada akhirnya resmi melepas Ramadhan Sananta untuk membela Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2022.
Sang striker diketahui sebelumnya ditahan oleh klubnya karena alasan kekurangan striker. Hal ini dikarenakan striker lainnya, yakni Irfan Jauhari mengalami cedera.
Sedangkan striker asingnya justru harus balik kampung di Spanyol karena masalah keluarga. Namun, kini klub yang bermarkas di stadion Manahan Solo tersebut justru berubah pikiran. Ada apakah gerangan?
BACA JUGA: Bung Towel Tuduh Shin Tae-yong Sewa Buzzer, Berikut Alasannya!
Keputusan klub yang berubah secara tiba-tiba menghadirkan kecurigaan dari kalangan pencinta sepak bola.
Banyak pihak yang menduga bahwa Persis Solo takut mendapatkan sanksi dari PSSI.
Mengingat beberapa waktu lalu Erick Thohir sempat mewanti-wanti akan melakukan suatu tindakan, jika klub yang bersangkutan masih menahan para pemainnya.
Tak lama setelah itu, Leonardo Medina yang tak lain adalah pelatih Persis Solo pun mengatakan sudah ikhlas melepas Sananta. Namun ia membantah melepas Ramadhan Sananta karena takut di sanksi oleh PSSI.
Sang pelatih justru mengatakan keputusan ini ia ambil karena melihat Timnas Indonesia berada dalam kondisi kekurangan striker.
BACA JUGA: Takluk 1-0 dari Borneo FC, PSM Makassar Raih 2 Kekalahan dalam Seminggu
Tidak memiliki striker murni, otomatis membuat Timnas Indonesia kesulitan mencetak gol dalam laga fase grup Asian Games 2022.
"Kami melepas Ramadhan Sananta bukan karena motif ingin terhindar dari hukuman. Tapi kami melihat Timnas Indonesia U24 sedang membutuhkan Sananta karena peformanya," tulis Persis Solo di laman resmi klub dilansir pada Selasa (26/09/2023).
"Selain itu kami sangat mengapresiasi keputusan dari ketua umum PSSI. Yang mana telah berkomitmen untuk memperbaiki jadwal Liga. Dengan demikian kedepannya tidak akan berbenturan lagi dengan jadwal Timnas," tambah pernyataan di laman yang sama.
Terlepas dari apapun yang dikatakan oleh manajemen klub, tetap saja. Hanya Persis Solo sendiri yang tau fakta sebenarnya.
Namun satu hal yang pasti, Ramadhan Sananta akan ambil bagian dalam babak 16 besar Asian Games 2022.
Di Pertandingan babak 16 sendiri Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Uzbekistan di Stadion Sancheng Sport Center pada Kamis (28/09/2023)
Menarik untuk dinantikan apakah Ramadhan Sananta mampu untuk menghidupkan kembali lini serang Timnas Indonesia? Atau keberadaannya tidak akan mengubah apa-apa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Pemain Naturalisasi Ini Terancam Dicoret Shin Tae-yong Jelang Lawan Brunei, Penyebabnya Bikin Ngilu
-
Performa Buruk Timnas Indonesia Seharusnya Jadi Perhatian Semua Pihak
-
Arkhan Kaka Ungkap Kondisi Terkini Timnas Indonesia U-17 yang Sedang TC di Jerman
-
TERBONGKAR Alasan Ramadhan Sananta Wajib Bela Timnas Indonesia di Babak 16 Besar Asian Games 2023
-
3 Stadion Megah Luar Pulau Jawa yang Bisa Jadi Opsi Kandang Timnas Indonesia
Hobi
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
Terkini
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Novel The Lost Apothecary, Misteri Toko Obat Tersembunyi di London
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
4 Serum Salicylic Acid dan Cica Redakan Jerawat dan Kemerahan Tanpa Purging
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina