Kabar datang dari salah satu peserta BRI Liga 1 musim 2023/2024. Tim Persib Bandung resmi memperkenalkan asisten pelatih barunya, yakni Goran Paulic. Melansir dari laman resmi klub Persib Bandung (persib.co.id), Goran Paulic merupakan salah satu asisten pelatih baru di lini staff kepelatihan Persib yang direkomendasikan oleh pelatih kepala, Bojan Hodak.
Bojan Hodak sendiri merekomendasikan Goran Paulic untuk direkrut oleh manajemen Persib Bandung guna membantu kinerja asisten pelatih yang telah ada, yakni Yaya Sunarya selaku pelatih kebugaran dan Miro Petric selaku asisten pelatih 1. Diharapkan Goran Paulic juga dapat meningkatkan performa para penyerang dari Persib Bandung yang dinilai kurang begitu mumpuni dalam beberapa laga terakhir.
BACA JUGA: Jelang Hadapi Uzbekistan, Timnas Indonesia Diharapkan Bermain Fokus di Asian Games
“Sebelumnya dia adalah pelatih timnas Hong kong di beberapa pertandingan. Terakhir, dia menjadi pelatih di Kuwait pada olimpiade. Sebagai pemain, dia adalah seorang striker dan menjadi top skorer di Singapura dan Hong Kong. Pengalamannya sebagai pemain menyerang akan membantu tim terutama dari kemampuan individual. Terkadang kami harus bekerja ekstra untuk membuat perbedaan,” ujar Bojan Hodak seperti yang dikutip dari laman resmi Persib Bandung (persib.co.id).
Karier Goran Paulic di Dunia Sepakbola
Melansir dari situs transfermarkt.org, Goran Paulic merupakan pelatih kelahiran Zagreb, Yugoslavia yang kini merupakan bagian dari Kroasia. Pelatih berusia 58 tahun tersebut berposisi sebagai penyerang semasa aktif sebagai pemain. Dia sempat bermain di klub Liga Singapore seperti Baliester Khalsa FC. Selain itu, dia juga pernah mencicipi atmosfir sepakbola di Austria, Kroasia, dan Hongkong.
BACA JUGA: Jamu Persipal Palu, Persipura Target Kemenangan Perdana di Liga 2
Usai pensiun sebagai pemain, Goran Paulic kemudian menekuni dunia kepelatihan. Dia sempat dipercaya untuk menukangi timnas Hongkong U-23 di periode 2008-2009 dan juga sempat menjadi caretaker timnas senior Hongkong di tahun yang sama. Dia juga sempat menukangi timnas Kuwait yang berlaga di ajang Olimpiade.
Goran Paulic tentunya bukan nama yang asing bagi Bojan Hodak. Kedua pelatih asal Kroasia tersebut memang sebelumnnya pernah bekerja sama saat menukangi Johor Darul Ta’zim II di Liga Malaysia beberapa waktu lalu. Tentunya diharapkan dengan hadirnya Goran Paulic di lini kepelatihan Persib dapat memberikan dampak yang cukup positif bagi tim.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Profil T Koes: Band yang Dilarang Nyanyi Lagu Koes Plus
-
Profil Haris Widodo: Besan Baru Menparekraf Sandiaga Uno, Kariernya Top! Siapa Dia?
-
Profil Rosa Istri Codeblu: Dituding oleh Farida Nurhan Diculik Sang Suami
-
Profil Silvandrie Abriyan: Dosen yang Minta Mahasiswa Panggil 'Yang Mulia', Siapa Dia?
-
Profil dan Biodata Tetta Valentia Istri Soleh Solihun, Berpendidikan Mentereng
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan