Salah satu pemain naturalisasi Indonesia, Sandy Walsh belakangan ini menjadi idola bagi para pendukung dan pencinta Timnas Indonesia.
Pembawaannya yang kalem, permainan yang berkualitas dan kecintaannya kepada tanah air, membuat para pendukung Timnas Indonesia merasa bersyukur mantan pemain Timnas Belanda Junior tersebut pada akhirnya memilih untuk memperkuat Pasukan Merah Putih.
Namun ternyata, dibalik ketenangan dan kelihaiannya dalam memainkan si kulit bundar, ternyata Sandy Walsh juga menyimpan sisi humoris. Dalam sebuah program siniar di kanal YouTube Sport77 Official, pemain KV Mechelen tersebut tampak jelas menunjukkan sisi humornya tersebut.
Salah satunya terjadi ketika Mamat Alkatiri, salah satu host di siniar tersebut menanyakan mengenai perasaan Sandy Walsh yang akhirnya bisa bermain di Indonesia setelah sekian lama melakukan penantian.
"Saat kamu bermain di Indonesia, dan bertemu dengan keluargamu, dengan kakek-kakek buyutmu, nenek-nenek buyutmu, bagaimana perasaanmu?" tanya Mamat kepada Sandy Walsh dikutip Selasa (24/10/2023).
"Amin," jawab Sandy dengan santainya yang tentu saja disambut dengan tawa oleh Mamat Alkatiri dan Riphan Pradipta yang menjadi host siniar.
Lebih lanjut, Sandy menjawab lagi dengan jawaban yang kocak.
"Mereka semua sekarang sudah berada di bawah tanah (meninggal)," imbuh Sandy yang disambut dengan tawa kedua host yang semakin keras.
"Maksudku, aku tak melihat mereka, mereka sudah tak berada di dunia ini," jelas Sandy Walsh menjelaskan jawabannya yang semakin membuat kedua host terpingkal.
Tak ingin suasana semakin gelap, Mamat akhirnya menjelaskan maksud lain dari pertanyaannya, yakni mengenai perasaannya Sandy saat bermain di Malang dan Surabaya tempat kakek dan keluarganya berada.
Dengan tegas pemain yang memiliki versatile tinggi tersebut menjelaskan bahwa dirinya sangat menyukai Indonesia, termasuk kota Surabaya yang dinilainya sangat ramah dan menyenangkan.
Ternyata, Sandy Walsh menyimpan sisi kocak tersendiri ya dalam dirinya. Tentu saja hal tersebut berbeda jauh dengan apa yang ditampilkannya saat berada di lapangan hijau, dirinya selalu serius dan tak mengenal kompromi saat berhadapan dengan musuh-musuh Timnas Indonesia.
Semoga selalu sukses Sandy!
Baca Juga
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Tak Ada Tempat bagi Juara Baru di Ujung Gelaran
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Inggris vs Norwegia: Tuah Dukun Afrika Melawan Pasukan Viking yang Tersisa
Artikel Terkait
-
Liga Champions Asia: Jordi Amat Tak Kuasa Hindarkan JDT dari Kekalahan Lawan Raksasa Korea
-
Gara-gara Suporter Indonesia jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Vietnam Ketakutan
-
Ditanya Persiapan Daftar di KPU Besok, Prabowo Subianto: InsyaAllah
-
Sebelum Pilih Timnas Indonesia, Sandy Walsh Nyaris Bela Irlandia
-
Punya Posisi Sama, Sandy Walsh Bongkar Hubungannya dengan Asnawi Mangkualam
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental
-
Berbekal Mental Baja, Mampukah Inggris Redam Argentina di Semifinal?
-
Top Skor Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Just Fontaine Masih Pegang Rekor
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Analisis Taktik dan Lini Prancis vs Spanyol: Semifinal Raja Baru Eropa
Terkini
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
4 Ide OOTD Urban Y2K Streetwear ala Yuqi I-DLE yang Gampang Ditiru!
-
Slow Living Bagi Gen Z: Tren Viral atau Cara Bertahan dari Tekanan Hidup?